Renungan Remaja 1 Tesalonika 5: 16-18 | Mensyukuri Makanan

Renungan-Remaja-Yohanes-4-1-30-Nurut-Kehendak-Tuhan
Renungan Remaja Yohanes 4: 1-30 | Nurut Kehendak Tuhan
5 Juli 2019
Renungan-Remaja-Roma-8-1-17-Dua-Tujuan-Gak-Berguna
Renungan Remaja Roma 8: 1-17 | Dua Tujuan Gak Berguna
7 Juli 2019
Show all

Renungan Remaja 1 Tesalonika 5: 16-18 | Mensyukuri Makanan

Renungan-Remaja-1-Tesalonika-5-16-18-Mensyukuri-Makanan

Renungan-Remaja-1-Tesalonika-5-16-18-Mensyukuri-Makanan



Renungan Remaja 1 Tesalonika 5: 16-18 | Mensyukuri Makanan. Sering banget aku ngalamin kejadian, gara-gara ngeliatin aku makan, orang lain jadi pengen nyobain makananku. “Dari cara kamu makan, kelihatannya enak banget,” kata mereka. Tapi begitu mereka mencicip makanan itu, mereka pun komentar “Loh kok rasanya biasa aja!” Bukannya aku akting waktu makan sehingga kelihatannya menikmati banget, tapi emang lidahku ngga pernah rewel kalo soal makanan. Mau makanan sederhana or mewah, aku selalu bisa menikmatinya. Ngga heran seorang temen lalu menyebutku punya talenta menikmati makanan.

Guys, sebenernya menikmati makanan itu bukan talenta kok. Beneran aku ngga punya cara or metode khusus gimana bisa lahap menikmati makanan. Kalo aku bisa kelihatan begitu menikmatinya, alasannya cuman satu; aku belajar untuk senantiasa mensyukuri berkat Tuhan. Seperti nasihat fir-Tu hari ini, yaitu “Mengucap syukurlah dalam segala hal.” Namanya ‘segala hal’, berarti dalam kehidupan ini kita mestinya punya banyak hal yang bisa disyukuri. Contohnya adalah soal makanan tadi.

Untuk bisa bersyukur, ngga perlu nunggu sampe dapet rejeki nomplok, trus bisa makan di resto mewah. Semisal di meja makan cuman tersedia nasi plus lauk sederhana, tetaplah mengucap syukur dan belajar menikmatinya. Bisa makan kenyang setiap hari, bukankah itu adalah berkat Tuhan yang patut kita syukuri? Jangan sampe kita menggebrak meja trus teriak sama Mama: “Kok makanannya begini melulu? Bikin aku ngga selera!” Ingat, di luar sana banyak orang yang ngga seberuntung kita. Mereka sampe menderita kelaparan karena ngga bisa makan berhari-hari.

Adakah di antara kita saat ini yang masih suka memilah-milah ucapan syukur ketika diperhadapkan pada makanan yang berbeda? Misal nih, kita semangat berseru: “Terima kasih Tuhan,” begitu di depan kita ada seporsi beefsteak. Tapi di waktu lain kita langsung mengeluh begitu yang terhidang di meja makan cuman tempe goreng sama sayur. Kalo kita masih bersikap kayak gitu, buruan bertobat, karena sikap tersebut ngga berkenan di hati Tuhan. Mensyukuri makanan mewah itu boleh-boleh aja, tapi bukan berarti rasa syukur ngga bisa muncul ketika yang terhidang adalah makanan sederhana. Mau mewah or sederhana, semuanya itu adalah berkat Tuhan yang patut kita syukuri, dan pastinya patut kita nikmati!  (Renungan Remaja 1 Tesalonika 5: 16-18 | Mensyukuri Makanan)

baca juga: Renungan Remaja Matius 23: 23-28 | Jangan Munafik!



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan