Renungan Harian Yohanes 7: 14-24 | Melakukan yang Dibenci

3a-Ester-2-1-23-Ester-menjadi-Ratu
Bahan Cerita Sekolah Minggu Ester 2: 1-23 | Ester menjadi Ratu
18 Februari 2019
Renungan-Harian-19-Februari-2019
Renungan Harian Matius 5: 9
19 Februari 2019
Show all

Renungan Harian Yohanes 7: 14-24 | Melakukan yang Dibenci

Renungan-Harian-Yohanes-7-14-24-Melakukan-yang-Dibenci


Renungan Harian Yohanes 7: 14-24 | Melakukan yang Dibenci. Seseorang suatu ketika berkata, “Saya paling benci dengan orang yang tidak konsisten.” Tidak sampai sejam setelah mengatakan itu dia mengingat beberapa hal: dia jarang lari pagi, padahal sudah berkomitmen lari pagi dua kali seminggu; dia jarang berpuasa, padahal sudah berkomitmen akan lebih sering berpuasa; dan tidak setiap hari membaca Alkitab, padahal sudah berkomitmen membaca Alkitab sesuai jadwal.

Melakukan yang Dibenci

Hanya karena dibohongi sekali, ada yang mengatakan benci dengan kebohongan, padahal semunur hidupnya dia cukup sering berbohong. Hanya karena seseorang datang terlambat, ada yang mengatakan benci dengan keterlambatan, padahal kalau berangkat kerja dia sendiri cukup sering terlambat.

Di ayat-ayat yang kita baca pada hari ini Yesus bersitegang dengan orang-orang Yahudi tentang hukum Taurat. Orang-orang Yahudi itu berang karena mendapati Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat. Di mata mereka, yang Yesus lakukan melanggar hukum Taurat. Tapi mereka sendiri melanggar hukum Taurat – bahkan lebih sering. Dan karena orang yang sakit itu butuh segera disembuhkan, mestinya mereka dapat memahami bahwa yang Yesus lakukan adalah “memberikan solusi”, bukan “melanggar hukum”. Di nas yang kita baca, Yesus pun berkata agar mereka mesti menghakimi dengan adil.

Itu juga yang mungkin terjadi pada kita. Hanya karena satu kesalahan yang orang lain lakukan, kita sudah membenci orang itu, padahal kita pun berpeluang – atau malah pernah – melakukan kesalahan yang sama. Dan, ada juga kesalahan yang dibuat karena situasi tertentu yang perlu diselidiki. Kasih yang ada pada diri kita akan menolong kita untuk tetap mengasihi orang lain, mengingat diri kita sendiri tak luput dari kesalahan. Dari sinilah sebuah perintah Yesus dapat kita pahami: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Matius 22: 39). – SN (Renungan Harian Yohanes 7: 14-24 | Melakukan yang Dibenci)

Baca juga: Renungan Harian Ulangan 21:18-21 | Sangat Dibenci Tuhan



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *