Renungan Pagi Wahyu 22:12-17 | Membasuh Jubah

renungan harian kristen - Memberdayakan Komunitas
Renungan Harian Yakobus 5:13-18 | Memberdayakan Komunitas
2017
Khotbah Kristen - makna kenaikan tuhan yesus kristus
Khotbah Kristen Lukas 24:50-53 | Makna kenaikan Tuhan Yesus Kristus
2017
Show all

Renungan Pagi Wahyu 22:12-17 | Membasuh Jubah

renungan harian kristen - membasuh jubah


Renungan Pagi Wahyu 22:12-17. Renungan pagi ini diambil dari kitab Wahyu , mintalah hikmat kepada Tuhan dalam doamu agar dapat lebih peka terhadap perkataan Tuhan melalui renungan ini.

  1. Anak kalimat “mereka yang membasuh jubahnya” (ayat.14) adalah sebuah kiasan. Menurut Anda, apa artinya? (lihat juga ayat.12b, bandingkan dengan ayat 15) Upah apa yang akan mereka terima?
  2. Dengan istilah apa sajakah Yesus menyebut diri-Nya? (ayat.13dan 16) Apa hubungan antara istilah-istilah tersebut dengan kedatangan-Nya diakhiri zaman?
  3. Siapakah yang dimaksud dengan “pengantin perempuan” di ayat 17? Terkait dengan kedatangan Yesus yang sudah dekat, apa yang harus dilakukannya?
  4. Apa yang Yesus sediakan bagi orang-orang yang datang memenuhi panggilan-Nya?(ayat.17b)

Membasuh Jubah

Meskipun ditulis bagi orang-orang  yang sedang menderita, kitab Wahyu tetap menekankan pentingnya “membasuh jubah” yaitu menjaga hidup yang kudus. Upah surgawi hanya akan dinikmati oleh mereka yang setia mempertahankan kekudusan hidupnya. Disamping mempertahankan hidup kudus, gereja (sebagai pengantin perempuan Kristus) dengan pertolongan Roh Kudus juga harus tetap memberitakan Injil.

Kita hidup di zaman yang lebih akhir dari para pembaca asli kitab Wahyu. Semakin banyak pula tantangan dan kesulitan yang kita hadapi untuk mempertahankan hidup kudus dan memberitakan injil. Namun demikian, tugas panggilan sebagai gereja harus tetap kita kerjakan. Bahkan sesungguhnya, dimasa yang semakin sulit, menjaga kekudusan hidup dan memberitakan Injil justru harus menjadi prioritas utama kita sebagai gereja.

Tuliskan dalam hal apa gereja atau pemimpin rohani Anda telah melakukan usaha maksimal untuk mendorong Anda untuk hidup dalam kekudusan dan memberitakan Injil? Bagaimana respon Anda selama ini terhadapnya? Ambillah komitmen untuk bersedia dibina agar Anda dapat mencapainya! [GKBJ – renunganhariankristen.com]

Penderitaan bukan merupakan alasan bagi kita untuk meninggalkan tanggung jawab kita untuk mempertahankan hidup kudus dan memberitakan Injil.


Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui firman Tuhan setiap hari. Semoga melalui setiap artikel yang dibagikan dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

1 Comment

  1. lakefrontcloseout.com berkata:

    Wahyu sangat memperhatikan situasi jemaat lokal, sebab jemaat itu merupakan komponen yang menentukan masa depan gereja secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *