Renungan Harian Amsal 15: 31-32 | Pemimpin yang Lemah Lembut

Renungan Harian Amsal 15-33-Pemimpin-yang-rendah-hati
Renungan Harian Amsal 15:33 | Pemimpin yang Rendah Hati
20 Agustus 2017
Khotbah-Kristen-Kis-1-1-26-Semakin-Dibanting-Semakin-Melenting
Khotbah Kristen Kis 1:1 – Kis 2:5 | Semakin Dibanting Semakin Melenting
22 Agustus 2017
Show all

Renungan Harian Amsal 15: 31-32 | Pemimpin yang Lemah Lembut

Renungan-Harian-Amsal-15-31-32-Pemimpin-yang-lemah-lembut


  1. Siapa yang dimaksud tentang orang yang lemah lembut?
  2. Ada berkat yang diterima oleh pemimpin yang lemah lembut?

Renungan Harian Amsal 15: 31-32. Lemah lembut atau mudah diajar dalam bahasa Amsal adalah pemimpin yang rela ditegur dan menghargai didikan. Sikap pemimpin yang lemah lembut adalah secara sengaja dan penuh kemauan untuk mengarahkan telinganya kepada teguran dan nasihat.

Pemimpin yang lemah lembut adalah pemimpin yang mendengarkan nasihat dan teguran bukan hanya sebatas mendengar apalagi tidak mendengar. Dia mendengarkan terbukti dengan perubahan hidup yang lebih baik. Pemimpin yang lemah lembut adalah pemimpin yang tidak akan pernah kehilangan orang-orang bijaknya dan kaya pemimpin yang tidak akan pernah kehilangan orang-orang bijaknya dan kaya akan segala akal budi.

Pemimpin yang lemah lembut adalah pemimpin yang menghargai setiap nasihat dan masukan orang-orang bijaknya sekalipun itu tidak enak didengar.

Pemimpin yang lemah lembut bukan saja seorang pemimpin yang menghargai masukan orang lain yang bijak. Dan tidak keras kepala!

Doakan agar pemimpin gereja Anda menjadi pemimpin yang lemah lembut bukan yang keras kepala dan tidak mau diajar. [GKBJ – Renungan Harian]

Baca juga: Renungan Harian Roma 12:9 ; 15:1 | Pemimpin yang Mengasihi



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan