Renungan Harian Kejadian 1: 26-31 (Make a Better Place). Ketika masih bekerja di tempat kerja sebelumnya, saya dan rekan-rekan menempati ruang tertutup tanpa jendela terbuka yang penuh barang-barang yang terkait pekerjaan. Dari pagi-sore, sebagian besar waktu kami dihabiskan di situ. Ritme kerja yang tinggi membuat pikiran kami terforsir pada tugas-tugas yang ada sehingga tanpa kami sadari, kesehatan kami terganggu. Sampai suatu kali ada teman yang sengaja membawa tanaman hias. Tanaman itu tidak terlalu besar, tetapi eye-catching bagi kami dan memberi efek menyegarkan mata dan hati kami.

Make a Better Place

Alangkah indahnya kesejukan yang ditampilkan dalam suasana yang paling ketat dan sibuk! Kita menyadari bahwa dunia ini penuh segudang aktivitas yang menjadikan kita penat. Namun, harus diakui bahwa tanggung jawab memang harus tetap dikerjakan melalui semua aktivitas tersebut. Kita tidak bisa menghindari situasi tersebut.

Namun, mari kita lihat apa yang firman Tuhan katakan tentang penciptaan alam semesta ini pada mulanya. Tuhan menciptakan manusia segambar dengan-Nya supaya manusia mengelola bumi yang telah diciptakan-Nya. Dia ingin manusia mengolah alam ciptaan-Nya. Sesuatu yng dikelola dan diolah pasti mendatangkan kondisi yang jauh lebih baik. Jika lingkungan tempat kita berada tidak menjadi lebih baik, bisa jadi ada sesuatu yang salah pada diri kita karena kita sudah didesain Tuhan untuk mengelola dunia menjadi lebih baik. Tindakan mengelola sungguh membutuhkan usaha—sekecil apa pun itu.

Adalah satu hal kecil yang dapat Anda lakukan hari ini untuk menjadikan lingkungan Anda lebih baik dan nyaman? Mungkinkah itu dengan melempar senyuman? Mungkinkah itu dengan membersihkan dan merapikan kembali meja kerja Anda? Selamat mengelola. (ast)