Renungan Yohanes 15: 5 | Akulah pokok anggur. Dalam ayat ini Yesus berkata bahwa Dialah pokok anggur (the vine) dan kitalah cabang ranting-rantingnya yang dipakai Tuhan untuk menjangkau jiwa-jiwa dan berbuah banyak. Syaratnya disini jelas yaitu kita hendaknya tinggal di dalam Dia dan Dia harus berkenan dan tinggal di dalam hidup kita agar kita dapat berbuah banyak.

Akulah pokok anggur

Bagaimana agar kita selalu dapat tinggal di dalam Yesus? Yaitu dengan tinggal melekat pada hati-Nya, selalu mencari Dia, melekat pada hadirat-Nya dengan doa, pujian dan penyembahan, fellowship of the saints (pertemuan-pertemuan ibadah kita).

Bagaimana agar Dia selalu tinggal di dalam kita? Dengan selalu menghidupi pertobatan kita dengan baik, hidup kudus, tidak bercacat cela, terus-menerus disempurnakan agar kita semakin menyerupai karakter Yesus itu sendiri sebagai pokok anggur.

Pertanyaan untuk kita semua : sudahkah kita tinggal di dalam Dia dan Dia di dalam kita? Apakah kita selalu sibuk kesana kemari atau duduk diam tinggal tenang di bawah kaki-Nya setiap saat?

 

Penulis: Daniel Seno Lamsir