Renungan-Harian-Roma-8-28-Pendengaran

Renungan Harian Roma 8: 28 | Pendengaran

Renungan Harian Roma 8: 28 | Pendengaran. Suatu kali saya pernah panggil istri saya yang sedang ada di ruang tengah. Tapi koq dia tidak merespon?, padahal biasanya setiap kali saya panggil, dengan cepat dia akan jawab. Saya pikir dia tidak mendengar. Saya ulangi lagi, tidak juga merespon. Dan akhirnya saya dekati, ternyata dia sedang sibuk dengan tugas-tugas SGS nya yang membutuhkan konsentrasi.

Hal-hal seperti diatas seringkali terjadi pada siapa saja dalam sebuah keluarga. Ada hal dimana orang terdekat tidak merespon panggilan kita. Bisa jadi memang orang tersebut tidak mendengar panggilan kita, atau pura-pura tidak mendengar, bahkan bisa jadi orang tersebut mendengar tapi sengaja tidak merespon panggilan kita karena alasan tertentu.

Dan respon orang yang memanggilpun bisa jadi beraneka ragam. Bisa jadi marah, karena merasa memanggil tapi tidak direspon, atau mendiamkan saja peristiwa seperti ini, atau bahkan meninggalkan saja.

Roma 8: 28 | Pendengaran

Acara panggil memanggil dengan kata-kata mesra dalam suatu keluarga adalah bukti suatu keterikatan dan kedekatan hati antara pribadi yang sudah diikat dengan tali kasih. Coba saja lihat klo ada suatu keluarga yang sedang bertengkar bahkan diem-diem an, pernahkan ada suara panggilan dalam rumah? Tidak ada! kalaupun mungkin dalam kondisi terpepet, suami bisa saja panggil istrinya bukan lagi ….sayang….ato mama…ato pake nama….tapi dia teriak….he..!!…he…!! Tragis bukan..??

Begitu juga respon kita sebagai mahluk pribadi yang diciptakan oleh-NYA, membuktikan sampai sejauh mana kedekatan kita dengan pribadi-NYA. Semakin kita sibuk dengan urusan duniawi, semakin jauh kita mendengar suara-NYA. Semakin sibuk kita berurusan dengan materi, jabatan dan kekuasaan, semakin tuli telinga rohani kita. Dan rencana besar ALLAh bagi kita bisa berantakan, karena kita tidak lagi mendengar suara-NYA.

BACA JUGA:  Renungan Harian Mazmur 19: 8-15 | Mengumpat

Firman Tuhan : “Kita tahu sekarang, bahwa ALLAH turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi DIA, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana ALLAH.”

Hari ini kita belajar bagaimana mendengar dan merespon suara panggilan ALLAH, dengan mengukur sampai sejauh mana kedekatan kita dengan ALLAH.

Penulis: Yunias Herman Utomo
Renungan Harian Roma 8: 28 | Pendengaran

Baca juga: Renungan Harian 1 Samuel 3:1-21 | Mendengar Suara Allah Dan Para Pesaingnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *