Renungan Harian Mazmur 34: 19 | Apakah Anda sedang patah hati? Setiap orang berhak untuk bermimpi, setiap orang berhak untuk mengalami kebaikan, setiap orang juga berhak untuk bahagia. Namun, disamping itu kita tidak bisa menolak akan kenyataan yanaag mungkin tidak kita inginkan terjadi dalam kehidupan kita. Kita bisa saja mengalami berbagai masalah dalam hidup, mengalami sakit penyakit, krisis prekonomiaan, atau bahkan merasa seperti ikan laut berada dalam air tawar, pernah gagal dalam perencanaan. Dan itu semua membuat hati kita hancur, merasa tak berguna, merasa tak ada pengharapan, tak ada masa depan yang indah. Bahkan saya sendiri pernah mengalaminya, saya pernah gagal dalam ujian, dihianatai oleh orang yang saya cintai, ditinggalkan oleh sahabat saya, saya merasa Tuhan itu tidak adil, saya berkata Tuhan Engkau dimana, saya kecewa sama Tuhan.

Namun satu hal yang menguatkan kita, bahwa pada prinsipnya Allah sangat mengasihi kita. Kita juga di beri kebebasan oleh Tuhan. Kebebasan itu sangat mempengaruhi kehidupan kita bahkan kehidupan orang lain yang berada di sekitar kita.

Lalu apa yang harus kita lakukan saat berada dalam kondisi itu ?

Kita bisa belajajar dari Daud, di tengah penderitaannya apa yang ia lakukan, ia memuji Tuhan, memuliakan Tuhan, memasyhurkan namaNya, mencari Tuhan, ia tidak sama sekali marah atau kecewa kepada Tuhan. Ia justru dapat mengalami kebaikan Tuhan di tengah penderitaan yang ia alami. Tuhan yang telah melepaskan dia dari segala kegentaran, Ia juga yang melepaskan dia dari segala kesesakan nya, Tuhan yang melindungi segala tulangnya.

Saudaraku, apa yang kita alami ada maksud dan tujuan Tuhan dalam kehidupan kita. Mungkin kita tidak memahaminya. Bersyukurlah selalu karena engkau masih di beri kesempatan untuk melaluinya. Dia hanya membentuk engkau menjadi kuat.

Maka dari itu, mari kita belajar dari Daud yang tetapĀ  memuliakan Tuhan dalam segala waktu. Mari kita belajar untuk percaya kepada Tuhan dalam kondisi apapun. kita yakini bahwa rencana Tuhan tidak pernah gagal. Tugas kita hanya percaya dan taat kepada Nya. Hanya dalam hadiratNya kita memperoleh ketenangan yang sejati.

Syalom

Tuhan Yesus memberkati.

 

Penulis: widya nadeak