Renungan-Harian-Remaja-Matius-6-19-21-Diberkati-Seimbang
Renungan Harian Remaja Matius 6: 19-21 | Diberkati Seimbang
2018
Khotbah-Kristen-Ayub-20-Ketika-hidup-terasa-tidak-sesuai-harapan
Khotbah Kristen Ayub 20 | Ketika hidup terasa tidak sesuai harapan
2018
Show all

Renungan Harian Remaja Yesaya 30: 1-5 | Krisis Moral

Renungan-Harian-Remaja-Yesaya-30-1-5-Krisis-Moral


Renungan Harian Remaja Yesaya 30: 1-5. Krisis moralitas semakin tampak sekali dalam kehidupan anak muda.  Salah satu hal yang paling menonjol adalah pemberontakan, baik terhadap otoritas di dalam keluarga, di kampus atau sekolah, bahkan yang paling mengerikan adalah pemberontakan terhadap Allah.  Mereka tidak lagi menghargai orang tua dan keluarga, terlebih Allah, Sang Pencipta.

Konon pemberontakan manusia sudah terjadi sejak masa Adam dan Hawa di taman Eden.  Saat itu manusia dalam pergumulan, apakah dia harus memenuhi keinginan daging atau menuruti perintah Allah.  Ternyata dia lebih menuruti keinginan daging, manusia telah memberontak kepada Allah.  Pada saat itulah manusia masuk ke jalan menuju kebinasaan.  Namun manusia mengira sedang berada di jalan Allah.  Sayangnya, Allah kecewa dan tidak menolong manusia, sehingga pemberontakan manusia pun semakin besar.

Begitu juga ketika kita memberontak pada otoritas di dalam keluarga, maka kita telah memberontak kepadaNya.  Jika orang tua kita sulit menunjukkan kehidupan yang benar di hadapan Allah, bukan berarti kita bebas memberontak terhadap mereka.  Kita harus tetap menghormati mereka dan berdoa agar mereka dikuasai oleh Roh Kudus untuk dapat hidup sesuai dengan kehendak Allah.

Kita harus belajar dari apa yang dapat dilihat dengan mata, sebab jika terhadap yang kelihatan saja kita tidak menaruh hormat, apalagi terhadap Tuhan yang tidak kelihatan secara mata jasmani.  Demikian halnya terhadap sekolah-kampus dan pemerintahan, janganlah kita memberontak untuk menunjukkan ketidakpuasan kita.

Sobat, belajarlah menahan diri dari rasa ingin memberontak terhadap orang tua, dosen atau guru dan pemerintahan, sebab di dalam Tuhan, pemberontakan tidak akan menyelesaikan masalah, malah lebih banyak merugikan kita.  Lebih baik kita bersikap rendah hati menerima segala sesuatu yang Tuhan izinkan terjadi, karena dengan demikian, Iblis tidak memiliki celah untuk merusak dan menguasai kita. Setuju?!!! (Renungan Harian Remaja Yesaya 30: 1-5 | Krisis Moral)

 

Baca juga: Renungan Harian Amsal 2 | Sikap Terhadap Hikmat


Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui firman Tuhan setiap hari. Semoga melalui setiap artikel yang dibagikan dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *