Renungan Harian Remaja 1 Tesalonika 5: 16 | Selalu Mengucap Syukur

Renungan-Harian-Remaja-Matius-1-40-45-My-Precious-Life
Renungan Harian Remaja Matius 1: 40-45 | My Precious Life
2018
Renungan-Harian-Remaja-Ezra-7-1-27-Jurang-Pemisah
Renungan Harian Remaja Ezra 7: 1-27 | Jurang Pemisah
2018
Show all

Renungan Harian Remaja 1 Tesalonika 5: 16 | Selalu Mengucap Syukur

Renungan-Harian-Remaja-1-Tesalonika-5-16-Selalu-Mengucap-Syukur


Renungan Harian Remaja 1 Tesalonika 5: 16. Seorang gadis menangis tersedu-sedu di pangkuan ibu gembalanya, “Mengapa Tuhan tidak adil?”  Mengapa aku dilahirkan bertubuh gendut, pendek, hitam legam, penuh jerawat?  Mengapa aku tidak dilahirkan seperti Irma yang tinggi dan langsing, atau seperti Susan yang cantik dan berkulit putih?  Mengapa tidak ada seorang ceowok pun yang mau mendekatiku?  Mengapa?”  Ibu gembala membiarkannya melampiaskan seluruh tangisnya.

“Perkenalkan.  Ini Amanda.  Dia puteri ibu satu-satunya.  Itu suaminya, Max.  Mereka baru saja menikah dan pelayanan pekabaran Injil di Afrika.” cerita ibu gembala seraya memperkenalkan puteri dan menantunya pada gadis itu.  Lamat-lamat gadis itu memperhatikan Amanda, Amanda bukanlah perempuan yang terlahir sempurna.  Ia menderita kebutaan sejak lahir, kedua kakinya diamputasi dan Amanda terserang penyakit tulang yang membuat tulang punggungnya bengkok.

Namun, Amanda bukanlah sosok yang rendah diri.  Ia selalu tersenyum dan tak pernah menyesali kondisi fisiknya.  Dari wajahnya terpancar kecantikan hati, hingga Max yang secara fisik sempurna dan terhitung tampan, begitu mencintai, mengagumi, dan menghargai isterinya.  Gadis itu pun menjadi malu.

Mungkin di antara kita ada yang bersikap seperti gadis di atas.  Nggak puas dengan bentuk badan, diet mati-matian sampai kurang gizi.  Nggak puas sama bentuk wajah, mempermaknya di sana sini.  Dikaruniai kekayaan, bukannya dipakai untuk hal yang lebih bermanfaat, malahan dipakai untuk operasi plastik.

Selalu Mengucap Syukur

Guys, Allah memciptakan kita begitu unik.  So, that’s why kita tuh beda satu sama lain.  Mungkin kondisi fisik kita nggak sesempurna orang lain, tapi bukan alasan buat kita untuk minder, karena kita sangat berharga dimata Allah (Yes. 43:3).

Sebaliknya, kita kudu bersyukur atas apa yang Tuhan beri.  Maybe kita nggak punya fisik oke, but kita punya inner beauty yang top banget or punya kelebihan lain yang bisa dibanggakan.  Jangan lagi ngerasa minder, tapi bersyukurlah atas segala kebaikan dan kemurahan Allah di dalam hidup kita. (Renungan Harian Remaja 1 Tesalonika 5: 16 | Selalu Mengucap Syukur)

Baca juga: Renungan Harian Ibrani 4:14-16 | Apa Selanjutnya Setelah Mengaku Dosa?


Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui firman Tuhan setiap hari. Semoga melalui setiap artikel yang dibagikan dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *