Renungan Harian 1 Korintus 5: 1-13 ( Korupsi Berjamaah ). Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Yogyakarta memvonis 32 anggota DPRS Gunung Kidul periode 1999-2004 dengan hukuman penjara 1-1,5 tahun dan denda Rp50 juts karena terbukti bersalah. Mereka mengkorupsi dana tunjangan kesejahteraan. Vonis majelis hakim tersebut jauh lebih ringan bila disbanding tuntutan jaksa penuntut umum yaitu antara 4,5-6 tahun penjara. Hal yang memberatkan adalah perbuatan para terdakwa bertentangan dengan semangat pemerintah memberantas tindak pidana korupsi. Apalagi mereka dianggap tokoh masyarakat yang seharusnya memberi contoh.

Korupsi Berjamaah

Berkaitan berita tindak korupsi berjamaah seperti berita di atas, tahukah kita bahwa dosa itu menular? Awalnya, hanya seorang yang berbuat. Namun, mereka yang bergaul dengannya lama-lama pasti akan terpengaruh sehingga akan berbuat tindakan yang sama. Untuk itulah, Paulus menasehati orang-orang beriman di Korintus agar tidak bergaul dengan orang-orang yang mengaku Kristen tetapi kehidupannya tidak mencerminkan sebagai orang yang percaya Kristus. Karena bagaimanapun, daging kita lemah terhadap hal-hal yang duniawi. Jadi, sesering apa pun kita membaca firman Tuhan dan berdoa, pergaulan yang buruk akan berdampak buruk pada diri sendiri. Ingat, nasihat Paulus pada pasal berikutnya, “Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik” (1 Kor. 12: 33/BIS).

 

Jadi, tak ada salahnya dalam lingkungan pekerjaan pun kita memilih orang-orang yang akan dijadikan teman gaul sehari-hari. Sembari bergaul dengan mereka yang membawa nilai-nilai positif, jangan lupa untuk tetap menjadi contoh bagi rekan-rekan yang belum membawa nilai-nilai positif supayan mereka pun bertobat dan menjadi berkat. (aw)