Renungan-Harian-Kisah-Para-Rasul-16-19-40-Jangan-Menyerah
Renungan Harian Remaja Kisah Para Rasul 16: 19-40 | Jangan Menyerah!
15 Maret 2019
Renungan-Harian-Anak-Lukas-5-1-11-Berani-Karena-Dia
Renungan Harian Anak Lukas 5: 1-11 | Berani Karena Dia
16 Maret 2019
Show all

Renungan Harian Matius 9: 36

Renungan-Harian-16-Maret-2019


Renungan Harian Matius 9: 36. Yesus melakukan beberapa mukjizat yang spektakuler di bumi. Tapi Dia bukan semacam pesulap keliling atau pencari perhatian flamboyan. Yesus dalam bisnis menyelamatkan hidup. Dia adalah seorang dokter spritual yang luar biasa, yang dengan sempurna mendiagnosis dosa yang mengancam jiwa di dalam hati orang-orang dan menawarkan obat yang tidak tersedia di apotek mana pun.

Ketika Dia melakukan perjalanan ke semua kota dan desa-desa di Israel dan menyembuhkan segala jenis penyakit seperti yang disebutkan dalam Mat 9: 9, itu bukan untuk menghasilkan uang atau mendapatkan popularitas. Jadi apa yang mendorong-Nya untuk melakukan ini? Mengapa Dia sementara waktu meninggalkan persekutuan surgawi yang sempurna dengan Allah Sang Bapa dan Roh Kudus untuk memasuki dunia yang jahat yang dipenuhi dengan kebencian dan kekerasan? Apa yang mendorongNya untuk mengambil daging manusia dan semua kelemahannya? Apa yang menyebabkan Dia mengalami hari-hari yang panjang, malam-malam tanpa tidur, penganiayaan tanpa akhir, dan akhirnya siksaan dan kematian? Ayat hari ini memberitahu kita. Itu adalah belas kasihan.

APAKAH ARTINYA?

Renungan 15 Maret membahas bagaimana belas kasihan Yesus yang sempurna mendorongnya untuk menolong yang terluka dan membutuhkan. Tetapi juga penting untuk memahami bahwa belas kasihan memicu penginjilan Yesus. Bersama dengan mukjizat penyembuhan Yesus. Matthew 9:35 mengatakan Dia secara konsisten “mengajar di sinagoge dan mengumumkan kabar baik tentang kerajaan” ke mana pun dia pergi. bahwa “kabar baik” adalah bahwa rencana penyelamatan kekal Tuhan bagi orang berdosa yang hilang sekarang terpenuhi dalam kehidupan sempurna Yesus, kematian, dan kebangkitan-Nya.

Yesus sedih melihat orang-orang hidup dalam keadaan “bingung dan tak berdaya, seperti domba tanpa gembala” (ayat hari ini). Para pemimpin agama Yahudi memimpin orang-orang menjauh dari Tuhan dengan legalisme mereka yang berpusat pada manusia. Jadi Yesus dengan penuh belas kasihan menyampaikan kabar baik bahwa pengampunan, kedamaian, harapan, dan kehidupan kekal semuanya dimungkinkan melalui pertobatan dan iman kepada-Nya.

Kabar baik masih dibutuhkan sampai sekarang. Milyaran-ya, milyaran-orang di seluruh dunia hidup dalam kegelapan, berkeliaran dalam keadaan “bingung dan tak berdaya,” seperti waktu Yesus hidup di dunia. Biarkan belas kasihan mendorong Anda untuk membagikan kabar baik Yesus dengan mereka! Ia telah mati untuk menyelamatkan kita, dan ingin menolong kita yang menderita. Biarlah belas kasihan Kristus bukan hanya menolong kita, tetapi juga menyemangati kita untuk menunjukkan belas kasihan pada sesama kita yang sedang menderita.

LALU APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Yesus memberi tahu para muridnya di akhir Matthew 9:37-38. “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Jadi berdoalah kepada Tuhan yang bertanggung jawab atas tuaian; minta Dia untuk mengirim lebih banyak pekerja ke ladang-Nya. Semoga ini juga adalah doa Anda!

TAHUKAH ANDA?

Analogi Tuhan menjadi gembala bagi umat-Nya digunakan di seluruh kitab suci. Mungkin contoh yang paling terkenal adalah Mazmur 23, yang ditulis oleh Raja Daud.

Baca juga: Bahan Cerita Sekolah Minggu Matius 3:  13-17 | Yohanes membaptis Yesus



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *