Renungan-Harian-2-Timotius-2-1-7-Berguna-atau-Tidak
Renungan Harian 2 Timotius 2: 1-7 | Berguna atau Tidak?
26 Juni 2019
Renungan-Harian-28-Juni-2019
Renungan Harian Yesaya 53: 9
28 Juni 2019
Show all

Renungan Harian Lukas 23: 34

Renungan-Harian-27-Juni-2019

Renungan-Harian-27-Juni-2019



Renungan Harian Lukas 23: 34. Bagaimana reaksi anda jika ada seseorang yang memukul anda? Atau menghina anda? Atau anda ditipu? Jujur saja, mungkin jika anda diperlakukan demikian anda ingin sekali memukul balik orang tersebut, menghina kembali, dan bahkan mungkin anda ingin menipu balik orang tersebut, bukan? Tapi bagaimana jika anda sudah terbiasa untuk mengasihi dan mengampuni? Wow. Mungkin itu akan mengubah hubungan kita, bukan?

Silahkan dipikirkan kembali apa yang Yesus lakukan ketika Ia digantung di kayu salib. Para pemuka agama menghina Yesus dan menantangNya untuk membuktikan bahwa diri-Nya Mesias yaitu dengan cara menurunkan diri-Nya sendiri dari kayu salib. Pasukan roma tidak hanya menusukan paku ke tangan Yesus tetapi mereka juga menelanjangi diri-Nya untuk dipermalukan. Bahkan ada dua penjahat yang disalib sebelah Yesus pun juga mengejek diri-Nya. Sangat jahat dan menghina sekali apa yang dilakukan oleh mereka.

Ketika Yesus melihat orang yang mencemooh dan menyalibkan diri-Nya, Dia hanya berkata “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”

APAKAH ARTINYA?

Ketika selama disalibkan, Yesus bisa saja membebaskan diri-Nya, menyembuhkan diri-Nya sendiri, dan menghancurkan semua orang yang menganiaya diri-Nya. Dia juga dapat mengikat dan membisukan orang yang suka mencemooh diri-Nya, mengubah orang-orang Farisi menjadi binatang, dan membuat para prajurit Roma tertelan oleh bumi yang tentunya akan menarik perhatian orang. Tapi Dia tidak melakukan-Nya. Itu bukan bagian dari rencana keselamatan-Nya. Justru Dia tetap merelakan diri-Nya disalib dan berdoa bagi musuh-musuh-Nya. Kasih dan pengampunan Yesus terlihat sangat menakjubkan bagi orang berdosa. Bahkan di ambang kematian-Nya, Dia masih berdoa untuk orangorang yang membenci-Nya. Bahkan dengan nafas yang terengah-engah, Yesus memohon kepada Tuhan untuk mengampuni setiap mereka.

Yesus membalas kejahatan dengan kebaikan, benci dengan kasih, cemooh dengan belas kasihan, dan kekejaman dengan kebaikan. Yang paling diingankan adalah agar orangorang yang membenci diri-Nya bertobat dan dan mengalami rahmat dan pengampunan dari Tuhan. Ini tidak hanya berlaku bagi mereka yang secara langsung menganiaya Yesus. tapi ini juga berlaku bagi kita semua. Dosa kita juga yang menyebabkan Yesus disalib (Yesaya 53:6). Bersukacitalah di dalam Tuhan karena Dia menunjukkan kasih dan anugerah-Nya kepada kita sekalian.

LALU APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Ikuti teladan Yesus, tunjukkanlah kasih dan ampunilah setiap orang yang menganiaya anda.

APAKAH ANDA TAHU?

Salah satu penjahat yang disalibkan sebelah Yesus mengubah hatinya dan percaya dengan iman kepada Yesus sebelum ia mati. Lalu Yesus berkata kepadanya “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.” (Lukas 23:43) (Renungan Harian Lukas 23: 34)

baca juga: Renungan Harian Remaja 1 Petrus 5: 8-11 | Gereja Setan



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan