Renungan Harian Kisah Rasul 9 | Injil Bagi Bangsa-Bangsa

Renungan-Harian-Kisah-Rasul-8-Buah-Manis-Penganiayaan
Renungan Harian Kisah Rasul 8 | Buah Manis Penganiayaan
26 Desember 2018
Renungan-Harian-Kisah-Rasul-14-Ujian-Untuk-Keberanian-Dan-Kesombongan
Renungan Harian Kisah Rasul 14 | Ujian Untuk Keberanian Dan Kesombongan
28 Desember 2018
Show all

Renungan Harian Kisah Rasul 9 | Injil Bagi Bangsa-Bangsa

Renungan-Harian-Kisah-Rasul-9-Injil-Bagi-Bangsa-Bangsa


Renungan Harian Kisah Rasul 9 | Injil Bagi Bangsa-Bangsa. Siapa Kornelius dan apa yang terjadi padanya (ayat 1-8)? Apa makna penglihatan  dari Tuhaan kepada Petrus (ayat 9-36)? Apa yang membuat orang Kristen dari bangsa Yahudi tercengang (ayat 45)?

Injil Bagi Bangsa-Bangsa

Tahukah Anda bahwa pria Yahudi tulen pada zaman itu selalu berdoa begini setiap bangun pagi, “Aku bersyukur karena aku bukan budak, wanita, dan orang asing.” Pria Yahudi sangat mengangung-agungkan keyahudiannya.  Mereka percaya bahwa Tuhan hanya mengasihi bangsa Israel.  Bangsa-bangsa lain bukanlah kesayangan Tuhan.  Iman mereka bersifat sangat eksklusif.

Petrus diutus Tuhan untuk memuridkan Kornelius, seorang perwira Romawi.  Sebelumnya, Tuhan harus mengubah paradigma Petrus.  Dalam sebuah penglihatan tentang makanan yang haram, Petrus akhirnya mengerti bahwa Tuhan juga mengasihi bangsa-bangsa lain (ayat 28,34-36). Bila Tuhan tidak memandang bulu maka kita pun juga harus seperti itu kepada siapapun yang berbeda sukunya dari kita.  Kita diutus untuk mengabarkan Injil kepada semua jenis orang!

Mintalah kepada Tuhan untuk memberi hati kepadamu yang mengasihi dan menangisi jiwa-jiwa dari segala suku bangsa! (Renungan Harian Kisah Rasul 9 | Injil Bagi Bangsa-Bangsa)



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *