Renungan Harian Kisah Rasul 23 | Hati Nurani Yang Murni Di Hadapan Tuhan

Renungan-Harian-Kisah-Rasul-22-Kesaksian-Hidup-Yang-Menghidupkan
Renungan Harian Kisah Rasul 20: 17-38 | Paulus Yang Profesional
2018
Renungan-Harian-Amsal-17-Menuai-Yang-Anda-Tabur
Renungan Harian Amsal 17 | Menuai Yang Anda Tabur
2018
Show all

Renungan Harian Kisah Rasul 23 | Hati Nurani Yang Murni Di Hadapan Tuhan

Renungan-Harian-Kisah-Rasul-23-Hati-Nurani-Yang-Murni-Di-Hadapan-Tuhan

Renungan Harian Kisah Rasul 23 | Hati Nurani Yang Murni Di Hadapan Tuhan. Apa yang dikatakan Paulus berkenan dengan hati nurani yang murni?

Hati Nurani Yang Murni Di Hadapan Tuhan

Lamanya pelayanan tidak menjamin seseorang akan lebih baik atau semakin murni di hadapan Tuhan.  Contoh yang nyata seperti, Ananias yang menjadi Imam Besar pada tahun 47 sampai tahun 58.  Satu masa kepemimpinan yang cukup lama namun bukan semakin baik tetapi justru semakin lama semakin menyimpang.  Wataknya semakin buruk bahkan semakin serakah sehingga dia semakin dibenci rakyat.  Hati nuraninya sudah tumpul dan tidak berfungsi lagi.  Itu sebabnya ia begitu marah kepada Paulus setelah Paulus selesai bersaksi.  “Hai saudara-saudaraku, sampai kepada hari ini aku tetap hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah” (ay 1). “Tetapi Imam Besar Ananias menyuruh orang-orang yang berdiri dekat Paulus menampar mulut Paulus” (ay 2).  Mengapa?  Karena kesaksian Paulus itu sangat menemplak hati Imam Besar, tetapi dia tidak mau bertobat.

Selidikilah dengan penuh kewaspadaan, kemana arah hidup kita?  Jangan sampai kita menjadi seorang percaya atau bahkan hamba Tuhan yang secara lahiriah semakin terkenal, ‘menyilaukan’, tetapi hatinya semakin jauh dari Tuhan.  Jangan sampai kita bergelar “aktivis” atau “pengerja” atau “majelis” atau bahkan “hamba Tuhan senior”, tetapi hati kita tidak murni tetapi berhati “preman.”  Jangan jadi preman bertopeng rohaniwan! Sebaliknya, sesuai dengan teladan Paulus, marilah kita jaga hati kita dengan penuh kewaspadaan, sehingga semakin lama kita mengiring dan melayani Tuhan, hati kita tetap murni bahkan semakin murni di hadapan Allah. Milikilah dan pastikan Anda memiliki hati nurani yang murni dalam melayani Tuhan! (Renungan Harian Kisah Rasul 23 | Hati Nurani Yang Murni Di Hadapan Tuhan)

Baca juga: Renungan Harian Remaja Yohanes 13: 1-20 | Kerendahan Hati


Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui firman Tuhan setiap hari. Semoga melalui setiap artikel yang dibagikan dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *