Renungan Harian Remaja Yohanes 13: 1-20 | Kerendahan Hati

Renungan-Harian-Remaja-Yesaya-41-8-20-Siapa-Takut
Renungan Harian Remaja Yesaya 41: 8-20 | Siapa Takut?
2018
Renungan-Harian-Remaja-Matius-19-16-26-Untuk-Tuhan
Renungan Harian Remaja Matius 19: 16-26 | Untuk Tuhan
2018
Show all

Renungan Harian Remaja Yohanes 13: 1-20 | Kerendahan Hati

Renungan-Harian-Remaja-Yohanes-13-1-20-Kerendahan-Hati


Renungan Harian Remaja Lukas 12: 35-48. Seorang gadis cantik dan berpotensi, tapi herannya selalu merasa tersaingi. Saya mengenalnya dengan baik. Dia selalu merasa tersaingi dari saya, padahal saya merasa nggak ada yang lebih darinya. Dalam berpakaian, dia tidak mau kalah dari saya. Dalam pelayanan, ia ingin menonjol dari saya. Dalam segi-segi yang lain pun, dia tidak lepas dari tindakan merasa lebih dari yang lainnya. Tanpa disadarinya, hal ini menjadi benih kesombongan yang akhirnya tinggal dengan betah di salah satu sudut hatinya.

Kisah Yesus membasuh kaki para murid-Nya menuntun kita untuk meneladani tindakan-Nya. Dengan rendah hati Yesus mau membasuh kaki para murid-Nya. Namun tidak berarti kita semua harus mencuci kaki teman-teman kita, lho. Yang Allah inginkan adalah meneladani kerendahan hati Yesus dalam meninggalkan kehebatan-Nya sebagai Mesias. Sebagai pemuda Kristen, kita sering melupakan hal ini, apalagi bila kita merasa memiliki kekuasaan dan kekayaan. Seringkali kita meremehkan orang yang kita kenal atau jumpai, sehingga lupa bahwa kita sebenarnya harus mementingkan mereka terlebih dahulu. Ingat merendahkan diri merupakan ciri khas seorang Kristen. Karena Dia sendiri melakukannya bagi kita. Dia mengajak kita agar melakukan dan belajar dari-Nya. Hal ini memang tidak mudah untuk kita lakukan. Namun jika penyertaan Allah melalui Roh-Nya menuntun kita, apapun gengsinya, kita pasti dapat melakukannya. Kita pasti akan mengalami tindakan serupa dan sama seperti yang Dia kerjakan dan harapkan pada kita.

Kerendahan Hati

Rajawali muda, Ia yang tidak pernah berubah, dahulu, sekarang dan selamanya, tetap mau menundukkan diri bagi manusia. Sebab Allah menginginkan agar kita tidak terkena dengan kondisi dunia anak muda yang sarat adanya pengaruh negatif sehingga mengarah pada kesombongan. Allah ingin agar kita tetap konsisten mengenai apa yang difirmankan-Nya kepada kita. Apa yang kita lakukan selama kita masih muda, hendaklah menjadi cermin dari apa yang Tuhan inginkan untuk kita lakukan. Amin. (ANY – Renungan Harian Remaja Lukas 12: 35-48)


Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui firman Tuhan setiap hari. Semoga melalui setiap artikel yang dibagikan dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *