Renungan-Harian-25-Agustus-2019
Renungan Harian Roma 8: 14-21 | Lagu kasih Allah
25 Agustus 2019
Renungan-Harian-26-Agustus-2019
Renungan Harian Yesaya 40: 27-31 | Allah kita yang sabar
26 Agustus 2019
Show all

Renungan Anak Markus 5: 1-20 | Tidak Takut Lagi

Renungan-Anak-Sekolah-Minggu-25-Agustus-2019

Renungan-Anak-Sekolah-Minggu-25-Agustus-2019



Renungan Anak Markus 5: 1-20 | Tidak Takut Lagi. Doni dikenal sebagai anak yang penakut, terutama kalau melewati jalan di dekat kuburan di sebelah timur rumahnya. Tak peduli dengan siapa pun ia berjalan, ia akan memejamkan matanya atau berlari kencang saat melewati jalan itu. Ayah berkali-kali menasihati dan mendorongnya supaya tidak takut, tetapi tidak berhasil meredakan ketakutan Doni.

Namun pagi itu, sebuah kisah dalam Alkitab mengubah Doni. Doni merasa tertarik saat membaca kisah orang yang kerasukan mendatangi Yesus, lalu tersungkur untuk menyembahnya. Doni pun mencoba membaca kisah itu dengan perlahan-lahan, lalu bergumam dalam hatinya, “Wah, ternyata setan yang ada dalam diri orang itu takut dengan Yesus ya. Terbukti mereka meminta agar Yesus tidak mengusir mereka keluar dari daerah itu. Setan-setan itu juga menurut ketika Yesus memerintahkan agar mereka meninggalkan tubuh orang yang mereka rasuki.” Doni lalu teringat dengan rasa takutnya selama ini, “Bukankah Yesus ada dalam hatiku dan setan takut sama Yesus? Lalu untuk apa aku takut?” Hari itu Tuhan mengubah ketakutan Doni menjadi keberanian. Jagoan Kristus, apapun yang menjadi ketakutanmu saat ini, ingatlah bahwa Roh Kudus yang ada di dalammu lebih besar, jadi jangan takut lagi! (Renungan Anak Markus 5: 1-20 | Tidak Takut Lagi)

baca juga: Renungan Harian 1 Korintus 1: 4-9 | Jangan Takut Kaya



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *