Renungan Harian Lukas 16: 19-31 ( Laporan Kerja ). Laporan adalah penyampaian berita, keterangan, pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban baik secara lisan maupun tertulis dari bawahan kepada atasan sesuai hubungan wewenang (authority) dan tanggung jawab (responsibility) yang ada diantara mereka. Laporan mempunyai berbagai fungsi yang saling berkaitan, salah satunya sebagai alat pertanggungjawaban. Laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap tanggung jawab dan wewenang yang diberikan atasan. Laporan adalah alat paling tepat mempertanggungjawabkan kepercayaan dan wewenang yang diterima bawahannya.

Laporan Kerja

Demikian pun dalam kehidupan ini. Meski kita tidak berstatus sebagai karyawan di perusahaan atau instansi, tetapi kelak kita juga akan membuat laporan kemudian melaporkannya kepada Sang Bos besar. Suka atau tidak suka, setiap perbuatan kita selama hidup harus kita pertanggungjawabkan di hadapan-Nya. Jangan sampai akhirnya, kita menyesal seperti orang kaya yang dikisahkan dalam perikop hari ini. Selama di dunia, hidupnya memang berkelimpahan harta sehingga bisa menyenangkan diri sendiri dengan makanan enak dan berbagai fasilitas. Namun, kita tahu bagaimana akhirnya gaya hidup yang tidak sesuai kehendak Tuhan itu. Waktu hidup di dunia habis dan penyesalan yang tersisa. Sangan berbanding terbalik dengan yang dialami Lazarus.

 

Pelajaran penting dari kisah diatas adalah jangan menjadi pekerja tak berkasih karena tanpa kasih hanya akan membuat diri sendiri menjadi pekerja jahat. Demi memenuhi kesenangan diri sendiri, kita bisa menghalalkan segala cara. Demi memuaskan hasrat duniawi, kita mengabaikan kebenaran Tuhan. Jadilah pekerja yang takut akan Tuhan yang bekerja di dalam koridor kebenaran-Nya! (kal)