Renungan Harian Remaja Yunus 2: 4-9 | Hanya Tuhan Yang Bisa

Renungan-Harian-Remaja-Kejadian-42-18-25-Menahan-Kebaikan
Renungan Harian Remaja Kejadian 42: 18-25 | Menahan Kebaikan
2017
Renungan-Harian-Remaja-Ezra-7-1-27-The-Best-Of-Me
Renungan Harian Remaja Ezra 7: 1-27 | The Best Of Me
2017
Show all

Renungan Harian Remaja Yunus 2: 4-9 | Hanya Tuhan Yang Bisa

Renungan-Harian-Kristen-Yunus-2-4-9-Hanya-Tuhan-Yang-Bisa


Renungan Harian Remaja Yunus 2: 4-9. Kalau hidup terasa hambar bak sayur tanpa garam, kita Cuma perlu melakukan satu hal, yaitu menambahkan garam. Seperti halnya masakan, meskipun sudah tersaji lengkap dan kelihatan enak (itu baru kelihatannya) tapi jika rasanya hambar, tetap saja tidak menimbulkan selera makan. Sama halnya dengan kita, waktu kita merasa sate lancar dan nggak bolong-bolong, pelayanan so far berjalan lancar, nilai dan pelajaran sekolah nggak masalah, singkat kata no something wrong. Tapi kok sepertinya ada yang kurang, so what??

Coba periksa dan teliti lebih dalam, sudah berapa lama kita nggak datang kepada Tuhan untuk berlutut dan menyerahkan semua keberadaan kita? Keberadaan kita sebagai manusia yang lemah, memang butuh Yesus untuk senantiasa me-refresh kemanusiaan kita yang lemah.

Saat semua hal yang kita jalani kelihatannya baik-baik saja itu bukan berarti semua beres. Bila kita masih tetap merasa ada sesuatu yang masih kosong, datanglah pada Allah dan ceritakan semua hal yang mungkin tak dapat kita ceritakan pada sesama!. Saat seperti itulah kita benar-benar memerlukan Bapa kita disurga. Ia ingin kita datang pada-Nya, Ia rindu mendengarkan anak-Nya berbicara dari hati ke hati tentang kehidupan dan semua pergumulan hidup kita.

Hanya Tuhan Yang Bisa

Sekarang datanglah dalam kediaman Allah, berlututlah dikaki-Nya, dan rasakan kehadiran-Nya, maka tangan-Nya yang penuh kasih membelai dan menyegarkan jiwa kita! Dengan sabar Ia mendengarkan setiap ucapan dan cerita kita. Dengan lembut Ia menyeka air mata kita. Itulah Bapa kita yang penuh kasih.

Kawan, meskipun (saat teduh) kita gak pernah bolong n tergolong lancar, pelayanan pun oke, namun tidak berarti kita bisa santai dan hidup ini bebas hambatan, lho. Dalam kondisi apapun kita masih tetap butuh datang pada Yesus agar hidup kita terus diperbaharui.

Ibarat makanan, selain tersaji lengkap, hidup kita mengandung selera untuk membawa orang datang pada Yesus. Karena itu tetaplah mendekat pada Yesus agar hidup kita senantiasa disegarkan dengan Roh-Nya yang selalu baru tiap hari! (RJW – Renungan Harian Remaja Yunus 2: 4-9)


Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui firman Tuhan setiap hari. Semoga melalui setiap artikel yang dibagikan dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *