renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap
renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap

Renungan 21 Nov 2021: Kejadian 31: 22-42 (Berhenti Membeli Sambaran Petir)

Renungan Kejadian 31: 22-42 (Berhenti Membeli Sambaran Petir). Ada orang menginginkan upah sukses tanpa membayar harganya.  Seth Godin, penulis Permission Marketing, menulis masalah ini di dunia bisnis.  Godin menasihati “Kita perlu berhenti membeli sambaran petir. Anda tidak bisa memenangkan medali Olimpiade emas hanya dengan beberapa minggu latihan intensif. Tidak ada yang namanya sensasi opera dalam semalam. Lembaga-lembaga hukum atau perusahaan perancang besar bukanlah muncul dalam semalam perusahaan – Setiap perusahaan  besar, setiap merek besar, dan setiap karir besar telah dibangun dengan cara yang persis sama: sedikit demi sedikit, selangkah demi selangkah.”

Berhenti Membeli Sambaran Petir

Kalau membaca Alkitab, tokoh-tokoh Alkitab mendapat janji-janji Tuhan yang luar biasa.  Abraham, Ishak, dan Yakub adalah orang yang mendapat janji Tuhan itu.  Kelak mereka menjadi bangsa yang besar.  Namun Tuhan tidak meminjam dengan mudah dan langsung jadi.  Tuhan mau mereka berusaha.  Misal, Yakub, ketika Ishak menikmatinya, kekayaan adalah berkat yang Tuhan berikan (Kej. 27:27-29).  Apakah langsung kaya?  tidak.  Yakub dikirim ke Mesopotamia dan 20 tahun bekerja keras di rumah Laban.  Yakub sudah kenyang menghadapi getirnya hidup sebagai hamba.  Akhirnya, ia kaya, memiliki istri dan anak.  Setelah Yakub melakukan bagiannya, Tuhan memberkati Yakub.  Banyak orang ingin seperti Yakub tapi sedikit orang yang mau bayar harga.

Kalau baru merintis usaha, bekerja dan bemimpi sukses, sabarlah karena pasti butuh panjang.  Setiap karir besar dalam bidang apa pun, dibangun, selangkah demi selangkah.  Jangan fokus hasilnya.  Fokuslah pada prosesnya.  Kerjakan bagian kita, sisanya biarlah menjadi bagian Tuhan.  Nikmati proses pembentukan dan pertumbuhan yang Tuhan kerjakan dalam hidup kita setiap hari.  (rie)

 

BACA JUGA:  Renungan 11 Agustus 2021: Kejadian 6: 13-22 (Tak Berhenti Berkarya)

Leave a Reply

Your email address will not be published.