Renungan Matius 4: 1-11 (Sembah Tuhan, Usir Iblis). Marilyn Manson (Brian Hugh Warner) adalah pengusung musik genre shock rock, yang gaya dan aksinya kerap mencengangkan dan di luar nalar sehingga sering dicap sebagai pemberi pengaruh negatif. la pemah membeberkan pengalamannya bertemu hantu dan sangat dekat dengan setan, Sebagian orang justru menganggap pengakuannya di media sebagai bualan belaka. la benar karena anggota Gereja Setan yang didirikan Anton Szandor LaVey.

Sembah Tuhan, Usir Iblis

Berbeda dengan Manson yang dekat dengan setan, Yesus menolak menyembah Iblis karena orang yang dekat mungkin akan menyembah orang yang dihormati. Menurut NET Notes, throw oneself to the ground adalah penyembahan kepada orang berstrata tinggi atau makhluk ilahi. Jika Iblis menyatakan seperti itu, artinya stratanya lebih tinggi daripada Yesus. Jika pencobaan ini ditempatkan di bagian akhir, sepertinya Matius sengaja menempatkannya karena ia memandang Yesus sebagai Raja karena Dia adalah Anak Daud. Secara eksplisit, gelar raja ditulis di depan nama Daud (Mat. 1: 1,6). Saat mencari Yesus kecil, orang majus mencari raja (Mat. 2: 2).

 

Kesengajaan ini dapat dilihat dari eksistensi Yesus, yang Raja dan Penguasa surga-bumi (Mat. 28: 18), diuji. Jika dibandingkan dua pencobaan sebelumnya, eksistensi-Nya tidak tersentuh. Kemudian, pencobaan itu merupakan ujian terakhir. Maksudnya, eksistensi-Nya dipertaruhkan. Kalau Yesus menyembah iblis, posisi raja dipegang Iblis. Semua perintah Iblis pasti akan dilakukan-Nya, termasuk dua pencobaan sebelumnya. Namun, Yesus berhasil mempertahankan eksistensi-Nya sebagai Raja.

Jadi, usirlah Iblis secepatnya. Jangan biarkan ia terus mengganggu.Anda. Terhadap Tuhan, sembahlah Dia saja. Jangan ada ilah lain. Kemudian, taatilah perintah-Nya. (abr)