Renungan Harian Amsal 23: 1-3 | Hati-Hati Dengan Nafsumu!

Renungan-Harian-Amsal-22-24-25-Bijak-Dalam-Bergaul
Renungan Harian Amsal 22: 24-25 | Bijak Dalam Bergaul
16 Juni 2018
Renungan-Harian-Amsal-24-16-Jadilah-Pemenang!
Renungan Harian Amsal 24:16 | Jadilah Pemenang!
18 Juni 2018
Show all

Renungan Harian Amsal 23: 1-3 | Hati-Hati Dengan Nafsumu!

Renungan-Harian-Amsal-23-1-3-Hati-Hati-Dengan-Nafsumu!


Renungan Harian Amsal 23: 1-3. Bagaimana caranya menguasai nafsu?

Hati-Hati Dengan Nafsumu!

Orang bijak yang menuliskan Amsal ini memiliki pengalaman yang mesti dicamkan oleh siapa saja yang memiliki relasi dengan seorang pembesar.

Penulis Amsal dengan cermat memerhatikan apa yang ada di depannya (ayat 1); dia bukan saja memperhatikan hidangan yang disuguhkan pembesar itu, tetapi jauh ke dalam motiv dan tujuan jamuan makan pembesar itu. Sebab, orang bijak harus menjaga integritas dan nilai-nilai yang mendahulukan kehormatan daripada kemewahan hidup.

Kalimat perintah yang mengatakan: “Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu!” (ayat 2) secara tegas mengingatkan bahwa jamuan makan mewah yang menjebak sungguh merupakan ancaman bagi orang yang tidak berhikmat. Oleh karena itu, jangan sampai tertipu dengan makanan pembesar yang lezat (ayat 3). Orang berhikmat, sebagai orang yang takut akan Tuhan, tidak akan menjual status dan harga dirinya demi makanan yang lezat seperti Esau (Kej. 25: 29-34).

Karena nafsu, Esau kehilangan hak kesulungannya. Bangsa Israel juga dirangsang  nafsu dipadang gurun (Mazmur 106:14). Tetapi, seseorang yang takut akan Tuhan, dengan hikmat mengalahkan godaan makanan, seperti Yesus Kristus yang menang dalam pencobaan oleh iblis (Mat 4:3-4).

Berhati-hatilah dengan nafsumu. Karena kalau tidak dapat menguasai nafsu , kehancuran terjadi. Berapa banyak orang yang hancur karena nafsu. (Renungan Harian Amsal 23: 1-3 | Hati-Hati Dengan Nafsumu!)



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *