Renungan Harian Malam - Materealisme
Renungan Malam 2 Timotius 3:1-9 | Materialisme
6 Mei 2017
Bahan Sekolah Minggu - Salomo yang Bijaksana
Bahan Cerita Sekolah Minggu | Salomo yang bijaksana
8 Mei 2017
Show all

Bahan Cerita Sekolah Minggu | Aku Harus Bertanggung Jawab

Bahan Sekolah Minggu - aku harus bertanggung jawab


Bahan Cerita Sekolah Minggu Yehezkiel 18:19-20. “aduh, berat sekali sih kamus ini!” Andi mengeluh sambil mengangkat buku kamus besar bahasa indonesia. “Hati-hati Andi, jangan sampai jatuh menimpa kaki kamu” kata papa mengingatkan. Andi ingin mencari sebuah kata yang ditugaskan oleh ibu guru di sekolah. Papa  membantu Andi untuk mencari kata tersebut. Ternyata Andi mendapat tugas dari ibu guru untuk mencari kata ‘tanggung jawab’. Setelah membuka kamus itu Andi berteriak “ah ini pah sudah ketemu, tanggung jawab berarti keadaan wajib menanggung segala sesuatunya (kalau terjadi apa-apa boleh dituntun, dipersalahkan, diperkarakan dan sebagainya), ya aku tahu sekarang arti kata tanggung jawab” ujar Andi senang.

Adik-adik, Andi sudah melakukan tanggung jawabnya untuk mencari kata itu di kamus seperti yang ditugaskan oleh ibu guru. Nah, Tuhan juga mengingatkan umat-Nya untuk melakukan tanggung jawabnya masing-masing. Setiap orang harus bertanggung jawab atas perbuatannya, jadi kita tidak boleh berbuat semaunya sendiri melainkan kita harus berbuat hal-hal yang benar seperti yang diperintahkan Tuhan. Itulah arti tanggung jawab.

Diskusi

Apakah kamu selalu mengerjakan tugas sekolah dengan bertanggung jawab?

Doa

Tuhan Yesus, aku mau belajar untuk menjadi anak yang bertanggung jawab. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin

 

Baca juga: Renungan Harian Sekolah Minggu 1 Samuel 18:6-7 | Jangan Iri Hati



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *