Renungan Remaja Roma 8: 18-30 (Hidup Dalam Keterbatasan). Pernah nggak kamu berada dalam kondisi serba sulit karena keterbatasan? Misalnya aja kamu yang masih kuliah en ngekos di luar kota, karena dah mau akhir bulan dan mulai kehabisan uang, mau gak mau harus mengalami susahnya untuk bisaa makan tiga kali sehari ato kamu pengen beli sesuatu tapi nggak ada duit dan terpaksa harus menahan keinginan mu.

Ato pun lagi ngumpul bareng temen, kamu dianggap cupu gara-gara kamu gak punya HP yang keren. Lalu kamu pun menangis saat liat hidupmu yang nggak senyaman teman-temanmu yang lain, dll. Ngejalani hidup serba terbatas emang nggak mudah, tapi saat kamu mencoba untuk tetap bertahan dan mensyukuri keadaan serba terbatas yang kamu alami, maka kamu akan tumbuh semakin kuat. Karena pengalaman hidup yang sulit seperti itu akan menempa kita menjadi lebih  dewasa, tangguh,, dan nggak mudah nyerahjika suatu hari harus ngejalhidup yang lebih susah.

Hidup Dalam Keterbatasan

Dalam fir-tu hari ini Paulus Bilang kalo orang-orang yang bisa bertahan bersyukur dan  dalam situasi serba terbatas dan penuh kesulitan adalah orang-orang yang akan bertumbuh makin kuat dan drwasa Paulus yakin kalo berbaga  i keadaan yang serba terbatas yang kita alami saat ini nggak bisa dibandingkan dengan kemuliaan atau kebahagiaan yang akan kita terima kelak.  Makanya, ia pun menasihatkan supaya kita tetap bertahan sambil terus melekat dan berharap pada Tuhan.

Seharusnya kita merasa beruntung kalo Tuhan mengizinkan kita mengalami situasi yang serba terbatas.  Karena keadaan seperti itu justru akan melatih kita untuk bisa lebih menghargai hidup, nggak gampang menyerah waktu menghadapi situasi sulit, negak takut melangkah dan berani ambil risiko, dll.  Selain itu, hidup dalam keterbatasan ternyata juga akan bikin kita tahu apa artinya bergantung penuh pada Tuhan dan terus menanti-nantikan pertolongan-Nya.

Kalo kita bisa membuka pikiran kita, kita akan melihat banyak manfaat yang bisa kita ambil saat mau diproses dalam situasi yang sulit.  Daya tahan terhadap kesulitan hidup nggak akan bisa dimiliki orang yang idupnya mudah-mudah aja.  Semakin banyak tantangan, makin besar pula peluangmu untuk bertumbuh di dalam iman.