Renungan-Remaja-Mazmur-138-1-8-Give-Thanks

Renungan Remaja Mazmur 138: 1-8 | Give Thanks

Renungan Remaja Mazmur 138: 1-8 | Give Thanks. Ada satu hal menarik dalam kehidupan raja Daud. Walaupun ia hidup dikelilingi musuh-musuhnya namun ia tak pernah lupa untuk selalu mengucap syukur atas kebaikan Tuhan. Raja Daud senantiasa melihat keajaiban-keajaiban Allah yang telah diperbuat baginya jauh melampaui segala permasalahan dan musuh-musuh yang mengelilinginya. Disadarinya, tidak ada seorang pun yang luput dari pengawasan Tuhan, tidak ada seorang pun yang mampu mempertahankan hidupnya tanpa Tuhan. Oleh sebab itu, raja Daud senantiasa mengucap syukur dan menaikkan pujian kepada Tuhan. Bukan saja pada saat ia berada di istana, tetapi juga saat musuh-musuh mengejarnya, Daud mampu menaikkan pujian syukur kepada Tuhan, itulah yang membuat hati Daud tenang ketika ia menghadapi segala cobaan.

Bagaimana dengan kita? Kapan terakhir kali kita mengucap syukur? Belajarlah mengucap syukur dalam segala perkara, baik saat kita dalam kepicikan, kesesakan maupun saat kita berada dalam kemenangan. Ketika pagi hari kita bangun, dan hangat matahari menyentuh, sudahkah kita mensyukurinya? Ketika kita bangun dan mendapati diri kita dalam keadaan sehat, kita tidak perlu membayar oksigen untuk kita hirup, sudahkah kita mensyukurinya? Ketika kita melihat aneka warna bunga, memandang alam ciptaan Tuhan, sudahkah kita mensyukurinya? Kita memiliki orang tua yag mengasihi, saudara yag mencintai, sudahkah kita mensyukurinya? Terlalu sering kita menganggap remeh semua yang Tuhan kerjakan buat kita. Kita menganggap semua perbuatan Tuhan itu hal yang wajar dan biasa saja. Nggak heran kalau akhirnya kita tidak pernah mensyukuri kebaikan Tuhan.

Saudara, mari kita memperkatakan syukur akan kebaikan Tuhan! Bila kita mau menghitung perbuatan Tuhan, sungguh tiada habis-habisnya rahmat Tuhan dalam hidup kita! Dari detik ke detik, hidup kita adalah kemurahan Tuhan. Jadi, dari detik ke detik pula yang harus kita syukuri setiap perbuatan-Nya! Amin. (ami)

BACA JUGA:  Renungan Remaja Matius 23: 23-28 | Jangan Munafik!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *