renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap
renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap

Renungan Harian Roma 10: 9-10

Dahulu kala, pada abad kedua Masehi, ada seorang Kristen bernama Polikarpus. Polikarpus merupakan uskup atau pemimpin gereja di Smirna, sebuah kota pesisir yang besar pada masa kerajaan Romawi kuno di Asia (sekarang Turki). Pada ujung kehidupannya, Polikarpus pergi ke Roma untuk mengurus beberapa hal gerejawi, tetapi ketika ia kembali, ia ditangkap karena imannya.

Pemerintah setempat memerintahkan Polikarpus untuk menyangkal Yesus dan bersumpah dalam nama Caesar. Menolak perintah ini berarti dibunuh atas perbuatan pengkhianatan terhadap pemerintahan Romawi. Meskipun demikian, Polikarpus tetap menjawab, “Saya sudah melayani Dia 86 tahun, dan Ia tidak pernah melakukan salah padaku; bagaimana mungkin saya menista Raja dan Juru selamat saya?” Atas pernyataan yang ia buat itu, Polikarpus dibakar di tiang dan ditusuk dengan tombak.

Bravo, Polikarpus! Ia adalah contoh yang baik untuk ayat hari ini. Meskipun nyawanya sendiri menjadi taruhan, ia memilih untuk “mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan.”

Apakah artinya?

Dalam pembelajaran kita mengenai keselamatan dan apa artinya itu bagi orang Kristen, kita telah mempelajari bahwa pertobatan dan iman sangat dibutuhkan. Tetapi ayat hari ini juga menyebutkan tanda lain dari orang percaya sejati: keterbukaan yang berani mengenai iman.

Orang Kristen tidak dimaksudkan untuk menjadikan iman mereka rahasia. Iman bukanlah suatu hal yang seharusnya kita letakkan dalam-dalam di hati kita lalu menyembunyikannya dari semua orang. Kita harus berkeinginan untuk menyatakan kasih kita pada Yesus pada khalayak.

Ayat hari ini mengatakan keselamatan membutuhkan keduanya, iman dan keinginan untuk “mengaku dengan mulutmu” kepercayaan kita pada Sang Juruselamat. Dan di dalam 1 Yohanes 4:15 kita membaca: “Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah.” Kata mengaku berarti untuk menyatakan sesuatu dengan berani, meskipun di tempat umum. Mengakui iman kita pada publik menunjukkan bahwa Anda mempercayai Yesus dan menemukan identitas Anda dalam Dia. Itu menunjukkan bahwa Ia adalah Allah dan Tuan Anda. Itu menunjukkan bahwa prioritas dalam hidup Anda adalah menghormati dan menaati Dia.

BACA JUGA:  Renungan Harian Roma 3: 23

Lalu apa yang harus dilakukan?

Apabila gereja atau komunitas pemuda Anda mengizinkan orang-orang untuk memberikan kesaksian dalam ibadah, daftarkanlah diri Anda!

Tahukah anda?

Kematian Polikarpus adalah kematian martir tertua dalam sejarah Kristen yang disebutkan dalam fakta sejarah selain dari Perjanjian Baru.

One comment

  1. Ivana Priscilla Priscilla

    Saya sungguh dingatkan kembali mengenai keberanian kita untuk menyatakan iman kita didalam Yesus Kristus didepan publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.