Renungan-Harian-Remaja-Mazmur-55-15-23-Why
Renungan Harian Remaja Mazmur 55: 15-23 | Why?
2018
Renungan-Harian-Remaja-Efesus-3-14-21-Doa
Renungan Harian Remaja Efesus 3: 14-21 | Doa
2018
Show all

Renungan Harian Remaja Matius 15: 21-28 | Nggak Nyambung

Renungan-Harian-Remaja-Matius-15-21-28-Nggak-Nyambung

Renungan Harian Remaja Matius 15: 21-28. Awalnya percakapan antara Yesus dengan seorang perempuan Kanaan berlangsung klik, karena nyambung. Perempuan Kanaan ini meminta belas kasihan Yesus, agar menyembuhkan anaknya, sampai suatu ketika…

Ada satu ucapan Yesus yang sepertinya nggak nyambung. “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Kalau saja perempuan Kanaan tersebut tidak menangkap dan mengerti maksud Tuhan, bukan nggak mungkin kalau permohonannya nggak terkabul. Tapi pernyataan Yesus dijawabnya dengan hikmat, hasilnya komunikasi terus berlangsung. Artinya komunikasi itu nyambung dan kedua belah pihak saling mengerti. Perempuan ini bahkan mengerti makna di balik perkataan Yesus. Ini bisa kita lihat dari jawaban perempuan tersebut, “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.”

Nggak Nyambung

Dalam hidup, tentunya kita juga sering datang pada Tuhan untuk meminta belas kasihan Tuhan dan memohon agar Tuhan mengabulkan permohonan kita. Dalam banyak kesempatan, Tuhan pun sering berbicara pada kita tentang bagaimana seharusnya kita menyikapi persoalan hidup tapi tak jarang kita nggak ngerti maksud Tuhan. Setiap kalimat Yesus, dijawab dengan jawaban yang pas sehingga tidak terjadi kesalahpahaman. Apakah kita juga sudah melakukan hal yang sama? Apakah kalau kita ada pada posisi perempuan Kanaan, kita juga akan memberikan jawaban yang sama? Karena mungkin saja kita akan bilang, “Kok jadi ngomongin anjing?” kalimat yang menunjukkan ketidakmengertian kita.

Dasar jawaban perempuan tersebut adalah percaya. Nah, adakah persoalan kita yang sangat ingin diselesaikan? Datanglah pada Tuhan, mulailah berbicara pada-Nya dan selidiki rencana-Nya atas semua hal yang terjadi. Kita harus datang pada Tuhan dengan kerendahan hati, bukan kesombongan dan rencana-rencana yang kita anggap brilian. Baca dan selidiki firman-Nya dengan segenap hati agar kita mengerti maksud Tuhan. (RUM – Renungan Harian Remaja Matius 15: 21-28)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *