Lukas-24-44-49-Looking-Back-to-Look-Forward
Khotbah Kristen Lukas 24:44-49 | Looking Back to Look Forward
2017
Galatia-6-14-Bermegah-Dalam-Salib-Kristus
Khotbah Kristen Galatia 6:14 | Bermegah Dalam Salib Kristus
2017
Show all

Renungan Harian Remaja Filipi 3:4-14 | Telat? Rugi!

29.-Renungan-Harian-Remaja-Filipi-3-4-14-Telat-Rugi

Renungan Harian Remaja Filipi 3:4-14. Jika kita membuka lembaran lama om Paulus, dia adalah sosok yang paling menentang keberadaan orang Kristen. Dialah orang yang paling banyak menyiksa bahkan membunuh orang yang percaya kepada Yesus. Mungkin saat itu orang begitu segan dan takut terhadap om Paulus yang masih bernama Saulus. Tapi itu dulu… jauh sebelum dia bertobat.

Namun setelah mengenal Yesus dan mengalami perubahan yang sangat besar, justru dialah orang yang paling membela Yesus. Di mana pun dia berada selalu mengajarkan Injil tentang cinta kasih yang telah dia terima dari Yesus bahkan dalam penjara sekalipun (Filipi1:14). Banyak orang bertobat karena mendengar pengajaran om Paulus. Kalo sebelumnya om Paulus menganggap bahwa semua yang dia lakukan merupakan keuntungan, sekarang tidak lagi. Walaupun om Paulus telah mentaati semua adat istiadat dan hukum Taurat tetapi semua itu bukanlah segalanya baginya. Bahkan dia menganggap bahwa semua yang dulu dianggap untung baginya, kini dianggap rugi karena pengenalannya akan Kristus Yesus yang lebih mulia dari semuanya. Tujuan hidupnya hanyalah untuk bersekutu dengan-Nya demi memperoleh hadiah yang kekal yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Sobat muda, ketika kita memiliki hubungan dan pengenalan yang dekat akan Dia, maka jangan heran kalo rahasia Allah banyak disingkapkan pada anak-anak-Nya. Itu sebabnya om Paulus selalu merasa rugi karena tidak mengenal Yesus sejak dulu. Andai saja dia mengenal Yesus sejak lahir seperti kita, mungkin dia orang kepercayaan Allah… Om Paulus menyadari betul betapa indahnya mengenal Yesus lebih dalam lagi. Nah, bagaimana dengan kita? Apakah kita juga merasa rugi karena tidak mengenal Yesus secara sungguh-sungguh? Apa kita nggak iri dengan om Paulus yang latar belakangnya bukan orang Kristen, tapi rindu mengenal Yesus lebih dalam, sementara kita yang sudah terlahir Kristen malah menyia-nyiakan waktu untuk hal-hal yang tidak berguna? Bukankah itu suatu kebodohan? Sobat muda, mau jadi orang kepercayaan Allah? Bersekutulah erat dengan-Nya! (RJW – Renungan Harian Remaja Filipi 3:4-14)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *