Renungan Harian Kejadian 39: 1-23 (Penyertaan Tuhan Selamanya) Pemandangan anak didik kelas playgroup hingga kelas TK B yang menangis merajuk supaya orangtuanya tetap tinggal bersama mereka menjadi pemandangan saya sehari-hari, saat menjadi asisten guru di sekolah. Hal ini mengingatkan saya akan satu hal yakni keberadaan orangtua sebagai orang yang selalu menemani anak-anak mereka sejak lahir di dunia hingga saat ini. Hal inilah yang membuat anak-anak takut dan menangis ketika orang yang biasa bersama mereka harus pergi.

Penyertaan Tuhan Selamanya

Seperti orangtua yang menyertai anak-anaknya, Allah menyertai juga umat-Nya. Karena penyertaan-Nya kita aman dan damai meski tantanan hidup silih berganti dalam hidup ini. Yusuf, anak Yakub adalah salah satu umat Allah yang mengalami penyertaan-Nya yang sangat luar biasa. Tuhan menyertai Yusuf karena hidupnya takut dan menghormati Allah sehingga meski Yusuf dijebloskan ke penjara, ia tidak mengutuk apalagi menyalahkan-Nya. Sebaliknya, Yusuf malah semakin memuji dan memuliakan Allah. Penderitaan tidak membuatnya undur dari-Nya.

 

Penyertaan Allah akan Yusuf terlihat dalam beberapa hal pertama, Allah melimpahkan kasih setia-Nya kepada Yusuf. Kedua, kasih-Nya ada dalam hati, pikiran, dan tindakan Yusuf. Ketiga, Yusuf menjadi saksi dan pelaku kasih Allah bagi orang yang terpenjara. Keempat, Yusuf menjadi kesayangan kepala penjara.

 

Penyertaan Allah tersebut masih berlaku bagi umat-Nya saat ini. Untuk itu, bersungguh-sungguhlah menghormati Allah dan hiduplah takut akan Dia, yang ditunjukkan dengan tidak menyimpang dari kebenaran-Nya, baik dalam pekerjaan maupun pergaulan kita sehari-hari. Kerjakan tanggung jawab kita sebaik-baiknya maka penyertaan Allah akan semakin nyata dalam hidup kita. (alx)