Renungan Harian Matius 8: 23-27 | Apakah engkau tidak peduli?

Renungan-Harian-13-Septemberi-2019
Renungan Harian 1 Korintus 3: 5-9 | Injil melalui perbuatan
13 September 2019
Renungan-Harian-15-Septemberi-2019
Renungan Harian Mazmur 94: 17-19 | Sekawanan burung gagak
15 September 2019
Show all

Renungan Harian Matius 8: 23-27 | Apakah engkau tidak peduli?

Renungan-Harian-14-Septemberi-2019

Renungan-Harian-14-Septemberi-2019



Renungan Harian Matius 8: 23-27 | Apakah engkau tidak peduli? Sebelum pemilihan umum di Kenya pada tahun 2017, kami mendengar banyak seruan agar pelaksanaan pemungutan suara berjalan dengan damai. Bahkan saat seruan untuk perdamaian itu sedang dibuat, ketakutan akan kekerasan perlahan berkecamuk dalam diri warga yang memilih. Ketakutan itu beralasan karena satu dekade sebelumnya negara kami telah mengalami kekerasan dalam pemilihan umum yang tak pernah terjadi sebelumnya.

Ketika aku memikirkan rasa takut yang aku alami, aku teringat akan para murid yang berada di dalam perahu bersama Yesus, yang diliputi rasa takut tenggelam di laut. Di tengah badai, mereka datang kepada Yesus, membangunkan-Nya dari tidur, dan berkata, “Guru, Engkau tidak peduli kalau kita binasa?” (lih. Mrk. 4: 38). Yesus bangun, menghardik badai, dan memulihkan kedamaian para murid. Tindakan Yesus mengingatkan mereka dan kita bahwa ketika kita percaya kepada-Nya, Dia akan menyertai kita dalam keadaan apa pun. Yang harus kita lakukan sebagai anak-anak Allah Yang Mahatinggi adalah percaya kepada Dia dan firman-Nya dan hidup dalam kepatuhan terhadapnya. “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil” (Luk. 1: 37). (Philip Polo)

baca juga: Renungan Harian Lukas 15: 11-32 | Mempedulikan yang Jatuh



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: