Renungan Harian Markus 13: 20 | Warung Tegal (Warteg)

Renungan-Harian-14-Januari-2019
Renungan Harian Mikha 5: 2
14 Januari 2019
Renungan-Harian-Markus-2-11-Malas
Renungan Harian Markus 2: 11 | Malas
14 Januari 2019
Show all

Renungan Harian Markus 13: 20 | Warung Tegal (Warteg)

Renungan-Harian-Markus-13-20-Warung-Tegal-(Warteg)


Renungan Harian Markus 13: 20 | Warung Tegal (Warteg). Pernah dengar istilah warteg ? Ya itulah kependekan dari Warung Tegal yang klo disurvey ada dimana-mana di negeri ini, bersaing dengan rumah Makan Padang.

Suatu kali saya pernah iseng menanyakan sesuatu di tengah obrolan saya dengan pemilik Warteg, sambil menunggu pesanan. Kenapa di Warteg kursinya mesti pake kayu dan tanpa sandaran ? Sambil senyum-senyum si juragan Warteg katakan :  “Angger nyong nganggo kursi sofa, bisa rugi owh om…lha rika karo kanca mangan mung sega karo aduk-aduk tempe + krupuk ngombene teh pait, tapi ngobrole bisa rong jam…padahal kene warung sing paling cepet…rika teka nutul kaca nuduhi lawuh wis teka pesenane….angger disambi ngobrol, nyong rugi owh…lha tamu liyane piben… wong wis ngantri….”

Warung Tegal (Warteg)

Terjemahan singkatnya gini….”klo pemilik Warteg nyediain kursi sofa buat pelanggan bisa rugi…karena kamu sama temen datang paling makan nasi + tempe sama teh tawar sedangkan kamu bisa ngobrol sampe 2 jam gara-gara kursinya empuk. Padahal disini warung yang paling cepet. Kamu datang nutul kaca yang dibaliknya berisi aneka lauk, pesanan segera datang. Klo kamu sambil ngobrol, lha tamu yang lain udah ngantri…..”

Dan perlu saudara ketahui teknologi Touch Screen yang ada saat ini, idenya dari warteg (tinggal nutul kaca…pesanan datang) hehehe….

Tetapi satu hal dari pembicaraan di atas, saya dapat mengambil suatu kesimpulan, bagaimana pemilik warung tegal sudah bisa mengetahui dan sekaligus merancang, bagaimana perilaku pelanggan yang datang ke warungnya. Dia bisa atur waktunya, dengan tidak mengurangi rasa, selera dan menguntungkan bagi warungnya. Karena dia pemiliknya….Dia bisa tahu persis, seberapa lama konsumen datang untuk makan di warungnya. Dan seberapa banyak porsi yang akan disantapnya. Dia sudah lebih dulu mensurveynya.

Begitu juga BAPA kita di sorga sebagai Sang Pemilik dan Penguasa kehidupan. BAPA tahu kapan waktunya untuk menyudahi keberadaan bumi dan seisinya.

Markus 13:20
Dan sekiranya TUHAN tidak mempersingkat waktunya, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan yang telah dipilih-NYA, TUHAN mempersingkat waktunya.

Matius 13 : 29
Demikian juga, jika kamu lihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.

Hari ini kita belajar bagaimana Tuhan telah mengatur kehidupan masing-masing pribadi. Bahkan seisi bumi…!! Bisa jadi ada orang yang sakit bertahun-tahun dan merasa putus asa, tapi tidak juga meninggal-meninggal….Ato sebaliknya ada orang yang taat beribadah dan percaya betul kepada Tuhan Yesus, tetapi BAPA panggil pulang,  padahal usianya masih terlalu muda. Yang menjadi persoalan adalah apakah kita masih saja asyik duduk dalam “kursi sofa” sambil menikmati kedagingan, ataukah kita mau menyadari bahwa waktunya Tuhan sudah dekat….???

 

Penulis: Yunias Herman Utomo
Renungan Harian Markus 13: 20 | Warung Tegal (Warteg)

Baca juga: Renungan Harian Remaja Filipi 4: 2-9 | Racun Media Online

 

 



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *