Renungan Harian Kisah Rasul 18 | Pelayanan Kosmopolitan

Renungan-Harian-Kisah-Rasul-17-Berbagi-Injil-Dengan-Orang-Terdidik
Renungan Harian Kisah Rasul 17 | Berbagi Injil Dengan Orang Terdidik
2018
Renungan-Harian-Kisah-Rasul-11-Pemimpin-Beres,-Gereja-Beres
Renungan Harian Kisah Rasul 11 | Pemimpin Beres, Gereja Beres
2019
Show all

Renungan Harian Kisah Rasul 18 | Pelayanan Kosmopolitan

Renungan-Harian-Kisah-Rasul-18-Pelayanan-Kosmopolitan


Renungan Harian Kisah Rasul 18 | Pelayanan Kosmopolitan. Sebutkan tempat-tempat apa saja yang menjadi faktor pendukung untuk Paulus memberitakan Injil?

Pelayanan Kosmopolitan

Alkitab mencatat hanya ada satu kota yang membuat Paulus begitu takut dan gentar untuk memberitakan Injil yakni Korintus (1 Kor. 2:3).  Mengapa?  Karena Korintus adalah sebuah kota kosmopolitan pada abad pertama berpenduduk 200.000 jiwa, yang terdiri dari orang Yunani, Itali, veteran tentara Roma, pengusaha, pejabat-pejabat tinggi, dan orang-orang Asia termasuk di dalamnya orang Yahudi.  Di samping sebagai ibu kota propinsinya Akhaya, Korintus juga merupakan pusat bisnis yang sangat kaya.  Namun seks bebas dan berbagai kejahatan pun sangat mewarnai kehidupan kota ini.

Beberapa Faktor pendukung bagi pelayanan di kota kosmopolitan adalah: tempat yang strategis dan tidak kaku merupakan faktur pendukung pertama.  Walaupun Paulus mula-mula memberitakan firman di rumah ibadah, ketika diusir oleh orang-orang Yahudi ia memilih rumah pribadi sebagai tempat memberitakan firman (6-8), agar dapat dilakukan pembicaraan dan pengacaran secara lebih intensif.  Konsentrasi penuh dari pelayan Tuhan merupakan faktor pendukung yang kedua.  Artinya seorang pelayan Tuhan jangan sampai dipusingkan dengan kondisi ekonominya.

Memang dikatakan bahwa Paulus pun bekerja membuat tenda, namun setelah Timotius dan Silas datang membawa bantuan dari orang orang Makedonia, Paulus berhenti bekerja dan memberitakan firman penuh waktu, tidak hanya pada hari Sabat (4-5). Untuk mengadakan faktur ini maka perlu dibangun jaring-jaringan kerja kristen yang memperhatikan, mengusahakan, dan mendistribusikan dana-dana kepada mereka (5).  Faktor pendukung ketiga adalah metode yang tepat bagi penduduk kosmopolitan. Paulus juga memberikan kesaksian (5).  Faktor pendukung terakhir adalah peran pemerintah.  Paulus tidak melakukan aktifitas pelayanan secara iligal.  Galio mengaku hal itu dan ini sangat membantu pelayanan (14).  Jika pemerintah lepas tangan dalam masalah agama, maka ada kemungkinan pintu penyiksaan bagi Kristen terbuka lebar seperti yang dialami Sostenes (1Kor. 1:1).

Sebagai Kristen, manakah diantara faktor pendukung di atas yang dapat Anda sediakan bagi pelayan Tuhan di kota kosmopolitan? Langkah apa yang dapat Anda ambil? (Renungan Harian Kisah Rasul 18 | Pelayanan Kosmopolitan )

Baca juga: Renungan Harian Kisah Para Rasul 21: 1-14 | Pelayanan Profetik Oleh Roh Kudus



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui firman Tuhan setiap hari. Semoga melalui setiap artikel yang dibagikan dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *