Alkitab sungguh merupakan buku yang luar biasa. Kitab Suci dengan jelas mendeskripsikan rencana Allah untuk menyelamatkan manusia berdosa melalui Anak-Nya, Yesus Kristus. Ini adalah satu-satunya buku yang diilhami oleh Tuhan yang menjawab semua pertanyaan penting dalam ayat hari ini: “Apa yang harus aku perbuat supaya aku selamat?”

Tetapi Alkitab tidak ditulis seperti petunjuk manual untuk barang elektronikmu. Tidak ada bagian yang berisi 5 langkah berjudul “Cara untuk Selamat!” seolah keselamatan itu seperti menginstalasi AC baru di dinding.

Allah tidak bekerja seperti itu. Ia adalah Allah Pengasih yang secara personal peduli pada manusia. Jadi, Firman-Nya — semua 66 buku yang berjarak ribuan tahun — menjelaskan karya keselamatan-Nya melalui lensa peradaban manusia, mulai dari Penciptaan yang tertera di Kejadian 1 sampai ke penglihatan rasul Yohanes di kitab Wahyu Karena anda kemungkinan besar tidak dapat membaca kilat keseluruhan Alkitab dalam 5-10 menit ke depan, ini adalah ringkasan kronologis mengenai proses penyelamatan.

Apakah artinya?

Pemilihan – dalam kasih dan kebijaksanaan ilahi-Nya, Allah telah memilih siapa yang akan Ia selamatkan (Efesus 1:3-5).

Panggilan Injil – Allah membuat kabar baik akan pengampunan dosa melalui Yesus tersebar ke seluruh dunia (Matius 24:14).

Kelahiran Kembali – Roh Kudus mengubah hati manusia yang berdosa dan mati sehingga dapat menerima Panggilan Injil (Titus 3:5)

Perubahan – Orang yang telah lahir baru secara spiritual meresponi Panggilan Injil dengan pertobatan dan iman, percaya bahwa Yesus telah menyelesaikan tugasnya di atas kayu salib untuk menyelamatkan (Markus 1:15).

Pembenaran – Allah secara resmi menyatakan orang percaya yang sudah lahir baru itu telah diampuni dan dibenarkan di hadapan-Nya (Roma 5:1).

Pengangkatan – Allah menyambut orang percaya ke dalam keluarga surgawi-Nya, memberikan mereka hak penuh atas berkat seorang anak dan ahli waris (Efesus 1:5).

Pengudusan – Melalui Roh Kudus, orang percaya secara bertahap menjadi semakin serupa Kristus sepanjang hidupnya (1 Tesalonika 5:23).

Ketekunan – Orang percaya yang sungguh-sungguh tidak akan kehilangan keselamatanya, dan tetap menjadi anak-anak Allah (Yohanes 10:28).

Kematian – Tubuh jasmani orang percaya pada waktunya akan mati, membawa jiwanya seketika ke hadapan Allah (2 Korintus 5:8).

Kemuliaan – Orang percaya akan menerima tubuh kebangkitan yang baru dan sempurna, serta menikmati kekekalan bersama Juruselamat di surga (1 Korintus 15:53).

Sungguh merupakan rencana penyelamatan yang agung!

Lalu apa yang harus dilakukan?

Bacalah kesepuluh ayat yang tertera pada daftar di atas untuk melihat bagaimana Firman Tuhan menjelas­kan setiap tahap karya keselamatan.

Tahukah anda?

Ayat hari ini merupakan percakapan antara seorang kepala penjara Filipi dengan rasul Paulus dan Silas.