Renungan Harian Lukas 9: 10-17 (Karyawan Ibarat Mesin).  Betapa pun majunya teknologi pada suatu organisasi, baik berkembangnya arus informasi, tersedianya modal, bahan baku yang memadai. Namun, jika tanpa SDM, akan sulit bagi organisasi untuk mencapai visi dan misi. Perumusan tujuan, perencanaan dan strategi menjadi bagus jika unsur SDM ini diperhatikan dan tidak ditelantarkan. Alasannya, semua potensi SDM sangat mempengaruhi upaya organisasi dalam mencapai tujuannya. Ibarat mesin, performanya saat beroperasi akan mempengaruhi hasil produksi. Semakin baik perawatannya, umur mesin akan makin panjang dan hasilnya pun berkualitas tinggi.

Karyawan Ibarat Mesin

Tak bisa dipungkiri bahwa setiap pelaku usaha, tentu ingin meraup untung sebanyak-banyaknya dengan modal sedikit-dikitnya. Prinsip ini baik tetapi sebagai pengusaha satu hal yang tidak boleh diabaikan bahwa karyawan adalah aset perusahaan, yang harus memerlukan perawatan terbaik layaknya mesin-mesin yang kita pakai untuk usaha. Salah satu perawatan terbaik kepada karyawan yang bisa kita lakukan adalah menjaga kesehatan jasmaninya dengan makanan.

Seperti yang dilakukan Tuhan Yesus kepada ribuan pengikut-Nya. Dengan bermodalkan 5 roti dan 2 ikan serta didasarkan pada kasih kepada sesama, Yesus memberi makan mereka yang sudah meng- ikuti-Nya seharian, sampai kenyang bahkan sisa 12 keranjang

Teladan Yesus ini mengajari kita bahwa (1) mengasihi sesama berarti harus memperlakukannya secara manusiawi, (2) mencukupkan kebutuhan dasar bawahan berarti kita menghargainya sebagai sesama kita, (3) pemimpin yang baik tidak hanya mementingkan diri sendiri tetapi orang lain juga sehingga pemimpin yang baik pasti memperhatikan bawahannya. (ws)