Kumpulan-Renungan-Harian-Anak-Sekolah-Minggu
Renungan Anak Matius 1: 1-17 (Pakailah Hidupku)
26 Januari 2020
Kumpulan-Renungan-Harian-Anak-Sekolah-Minggu
Renungan Anak Yohanes 1: 1-5 (Yesus Adalah Terang)
27 Januari 2020
Show all

Renungan Harian 2 Tesalonika 2: 14

Renungan-Harian-27-Januari-2020

Renungan-Harian-27-Januari-2020

Renungan Harian 2 Tesalonika 2: 14. Bayangkan untuk sejenak bagaimana rasanya menjadi rasul Paulus ketika Tuhan memanggilnya.

Jalan Damaskus adalah jalan raya di Timur Tengah yang gersang, dan Paulus sedang dalam perjalanannya pada siang bolong (Kisah Para Rasul 26: 13), jadi matahari saat itu sedang bersinar sangat terik. Cahaya demikian terang dan suhu demikian panas.

Tetapi dalam Kisah Para Rasul 9: 3 dikatakan bahwa Paulus terjatuh dan menjadi buta karena “tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.” Paulus kemudian menyebut cahaya tersebut “cahaya yang lebih terang dari pada cahaya matahari” (Kisah Para Rasul 26: 13).

Menariknya, kata Yunani kuno yang kemudian diterjemahkan menjadi “memancar” dalam Alkitab Terjemahan Baru adalah kata yang sama yang digunakan ketika menyebut cahaya petir. Tetapi hari itu tidak mendung. Ini adalah cahaya spesial—ini adalah Yesus Kristus yang muncul dalam kemuliaan-Nya! Panggilan Tuhan merupakan titik balik yang akan mengubah hidup Paulus selamanya.

APAKAH ARTINYA?

Banyak kali di Alkitab, peristiwa Tuhan memanggil orang untuk melayani Dia merupakan sebuah pertunjukan besar.

Allah memanggil Musa untuk memimpin bangsa Israel dalam bentuk nyala api yang keluar dari semak duri yang tidak menjadi hangus terbakar (Keluaran 3: 2). Ia memanggil Gideon menjadi hakim bagi bangsa Israel dengan mengirimkan “malaikat Tuhan” untuk mengunjunginya saat ia sedang mengirik gandum (Hakim-Hakim 6: 11). Dia memanggil Yesaya menjadi nabi dengan memberikannya sebuah penglihatan menakjubkan akan ruang tahta surga, penuh dengan kemuliaan Allah dan malaikat-malaikat Serafim (Yesaya 6: 1-4).

Ketika Allah memanggil seseorang, Ia serius! Di jalan berdebu menuju Damaskus, Allah memanggil Paulus dari dosa dan kebutaan rohaninya ke kehidupan pelayanan luar biasa yang mengubahkan dunia, yaitu menyatakan Juruselamat yang selama ini ia tolak. Sekarang, meskipun panggilan Tuhan sudah tidak sering menggunakan tampilan luar yang memukau semacam itu, tetapi tetap tidak kurang luar biasanya. Seperti yang ayat hari ini katakana, Allah memanggil kita untuk “memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.” Itu adalah yang terbaik.

Panggilan Tuhan secara ajaib memberikan hidup pada jiwa mati orang berdosa. Panggilan itu “memanggil kamu keluar dari kegelapan” (1 Petrus 2: 9) dan “memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita” (1 Korintus 1: 9).

Allah sedang memanggilmu sekarang, melalui renungan hari ini, untuk mempercayai Dia dan melayani Dia. Apa jawabmu?

LALU APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Ketika Allah memanggil orang menuju keselamatan, Ia juga memberikan mereka karunia rohani dan tujuan hidup yang baru, sama seperti Paulus. Berdoalah agar Allah boleh menyingkapkan hal-hal ini kepadamu supaya kamu dapat melayani-Nya dengan efektif.

TAHUKAH ANDA?

Hari-hari ini, cara utama Allah memanggil orang-orang pada iman dan pertobatan adalah melalui Roh Kudus, firman Tuhan, dan orang percaya yang menyatakan Kabar Baik kepada sesamanya.

Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *