Renungan Harian 1 Timotius 6: 17-19 | Sayap Merpati. Di institut tempatku mengajar, aku memberi tugas khusus keada mahasiswa tahun pertama. Aku meminta mereka menulis prosa-puisi dengan topik: “Seandainya aku diberi dua sayap”. Beberapa mahasiswa mulai segera menulis, sementara yang lain ragu-ragu. Dengan beberapa persuasi dariku mereka semua bisa menyelesaikan tugas sesuai waktu yang ditentukan. Mereka mempresentasikan puisi mereka di kelas dengan penuh keyakinan. Di antara beberapa tulisan yang bagus, tulisan Salmaan tampak menonjol. Tulisannya demikian, “Oh betapa aku bersyukur punya dua sayap. Dengan sayap itu aku dapat terbang jauh untuk menjadi sayap bagi mereka yang tak punya sayap.”

Kalimat itu masih melekat dalam pikiranku. Dengan visinya yang mulia itu, sekarang Salmaan mengajar di Sekolah Dasar di Kerala. Allah memberinya kesempatan tiap hari untuk menjadi sayap kasih dan pengetahuan bagi banyak anak.

Allah memanggil kita untuk berserah sepenuhnya, menjangkau orang lain dan menjadi sumber kasih, pengetahuan, dan kesembuhan. Pemazmur berusaha terbang melampaui situasi yang mengancam hidup untuk menemukan ketenangan dalam kehadiran Allah. Allah memampukan kita untuk menjangkau orang lain dan menjadi sumber kasih serta belas kasihan. (Shaji George Kannathra).

baca juga: Renungan Harian Yesaya 33: 2-6 | Menghadapi perubahan