Renungan Anak Efesus 5: 11-17 | Tidak Bisa Diulang. Andi memiliki seorang tetangga, namanya Pak Kom. Menurut cerita, sejak masa mudanya, Pak Kom selalu membuat onar di daerahnya, pulang kerja ia selalu duduk sambil mabuk-mabukan hingga larut malam, sehingga membuat masyarakat resah dan tidak menyukainya. Bahkan istrinya pun pergi meninggalkannya sendiri di rumah, karena tidak tahan menghadapi Pak Kom.

Hari ini, ketika Andi dan warga setempat mendengar bahwa Pak Kom sedang sakit, mereka pun merasa iba dan sepakat untuk mengunjungi Pak Kom. Dan benar saja, setibanya di rumah, mereka melihat Pak Kom terbaring tak berdaya, tubuhnya yang sudah sangat rapuh hanya terbaring tak berdaya. “Ini memang murni kesalahan saya, sejak dulu saya tidak bisa menjaga dan menghargai apa yang sudah Tuhan beri, ucap Pak Kom sambil menangis. Beberapa warga yang mendengar ucapan Pak Kom hanya bisa memberinya semangat dan mendoakan Pak Kom untuk bisa sembuh dan pulih kembali. Setibanya di rumah, Andi pun berjanji pada dirinya sendiri untuk hidup dengan baik dan menjaga hidup yang sudah Tuhan berikan padanya.

Adiik-adik, firman Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk memerhatikan bagaimana kita hidup, artinya apa yang kita lakukan sesuai dengan apa yang Tuhan perintahkan. Jangan seperti Pak Kom yang harus menyesali kehidupannya di masa lampau setelah ia terbaring sakit-sakitan. Semangat! (Renungan Anak Efesus 5: 11-17 | Tidak Bisa Diulang)

baca juga: Renungan Harian Amsal 26: 11 | Belajar Dari Pengalaman