Renungan Harian Matius 5: 43-48 (Jadilah Panutan) Mungkin, kita sudah sering menjadi follower tokoh-tokoh yang kita anggap idola seperti selebriti, tokoh dunia, atau motivator. Apakah yang kita contoh dari mereka? Mungkin gaya berpakaian, gaya hidup, prestasi mereka dalam pekerjaan, cara mereka mengasuh anak, cara mereka memilih musik kesukaan, hingga gaya rumah mereka.

Tidak ada yang salah, tetapi apakah kita sadar bahwa kita adalah follower utama Kristus? Jika kita adalah follower-Nya, hal apakah yang sudah kita teladani dari-Nya? Kristus sepanjang hidup-Nya selalu meneladankan banyak hal positif. Bagaimana dengan kita? Apakah sudah ada teladan hidup-Nya yang kita praktikkan?

Jadilah Panutan

Senada dengan itu, perikop hari ini juga menunjukkan bahwa kita harus menjadi trendsetter karena kita pengikut Kristus dalam kasih. Kita harus menjadi orang yang pertama dalam memberi perhatian kepada orang lain, melibatkan orang lain, berusaha dengan sungguh-sungguh supaya orang lain dapat mengembangkan diri. Contoh nyata, kita sebaiknya lebih dulu membantu bukan dibantu, kita lebih dulu memberi sebelum diberi, kita lebih dulu menyapa sebelum disapa, kita lebih dulu mengasihi sebelum dikasihi. Kita lebih dulu mendoakan sebelum didoakan, kita lebih dulu mengampuni sebelum diampuni. Kristus ingin kita melakukan sesuatu yang baru, bukan menurut apa yang orang lain telah perbuat untuk kita.

Jangan pernah ragu untuk menjadi yang pertama membagikan kasih Kristus melalui perbuatan sederhana. Mungkin hal ini berbeda dengan kebanyakan orang. Pro dan kontra pasti akan ada tetapi demi kasih-Nya, percaya diri saja dan tetap lakukan. Karena inilah kebenaran yang Kristus inginkan. (alx)