Renungan Harian 2 Korintus 6: 1-13 ( Jangan Ada Cela ). Bintang Barcelona; Lionel Messi, dan ayahnya memiliki Mega Star Enterprise. Nama perusahaan ini termasuk dalam daftar Panama Papers yang sempat menguncang publik beberapa waktu lalu. Sejauh ini memang belum ada penanganan hukum secara khusus bagi nama-nama yang muncul dari Panama Papers. Namun otoritas di beberapa negara sudah melakukan investigasi terkait kasus ini. Bagi tokoh sepakbola yang terbukti terlibat dalam kasus-kasus yang dituduhkan akan dipidana dan dihukum dari komite etik asosiasi sepakbola, bahkan dari FIFA karena pelanggaran integritas sepakbola.

Jangan Ada Cela

Seandainya benar Messi melakukan, sayang sekali. Messi sudah menjadi “batu sandungan” mengingat ia sudah percaya Kristus. Dalam kehidupan sehari-hari, tak jarang, perbuatan kita juga menyandang sesama. Jika demikian, bukankah kita sudah menyia-nyiakan kasih karunia Tuhan? Dikatakan menyia-nyiakan karena Kristus mengaruniakan keselamatan kekal supaya kita tak lagi berdosa melainkan hidup dalam kehendak-Nya. Itulah alasannya Paulus dan para rasul lainnya tetap bertahan dalam penganiayaan, kemiskinan, atau kesusahan supaya mereka tetap hidup dengan hati yang bersih, bijaksana, sabar, dan murah hati. Meski sering dipukuli dan dipenjarakan bahkan tak jarang diserang sehingga membuat mereka bekerja keras untuk mencari nafkah, mereka berusaha hidup sesuai kehendak Tuhan.

 

Tantangan pengikut Kristus saat ini jauh lebih berat karena bukan lagi secara fisik melainkan psikis yang diserang. Banyak godaan untuk menyimpang dari kehendak Tuhan sebut saja keangkuhan, ketidakjujuran, merendahkan orang lain, dan ketidaksetiaan. Untuk itu jugalah hati dengan segala kewaspadaan (Ams. 4: 23). (alx)