Renungan Kejadian 37: 2-36 (Human Trafficking). Human Trafficking (perdagangan manusia) adalah Hjual-beli atau ekploitasi manusia.  Bentuk-bentuk pekerjaan adalah perhatian, penari atau pembantu, pembantu rumah tangga yang diperlakukan secara sewenang-wenang, buruh anak, perdagangan bayi dan penjualan organ tubuh manusia.  Faktor faktornya adalah kemiskinan, kekayaan, pengetahuan, dan pengetahuan.  Di atas semua faktor itu, matinya hati nurani telah membuat mereka tega menjual sesamanya demi keuntungan pribadi.  Ilah mereka berada di perut mereka.

Human Trafficking

Dari semua faktor di atas, tak ada faktor mana pun yang membuat kakak-kakak Yusuf tega menjualnya kepada para saudagar Midian.  Jika saudagar-saudagar itu kebetulan melewati kakak- kakak Yusuf, sepertinya, sebelumnya, mereka tidak berniat menjualnya.  Dengan kebetulan itu, mereka memanfaatkan kesempatan yang tidak boleh di lewati.  Jika di atas matinya nurani telah melakukan tega menjual sesamanya demi keuntungan pribadi, sebenarnya semua kakak Yusuf juga telah mati nurani.  Namun, bukan keuntungan mereka melainkan melampiaskan kebencian.  komentar Yakub lebih darinya.  Kata “lebih”, artinya Yusup lebih diistimewakan daripada mereka.  Ketidakseimbangan yang membuat mereka benci.  Akarnya terletak di sini.  Memang, mereka keliru tetapi mereka telah menjadi korban situasi karena takut melawan ayah mereka tetapi tega menghancurkan adik mereka.  Tentang hal ini, Yakub lebih keliru lagi karena telah menjadi trouble maker.

Dengan peristiwa ini, artinya kita perlu menelisik berbagai penyebabnya.  Jangan permah menyalahkan orang lain.  Namun, otokritiklah diri sendiri.  Kalau perlu, mintalah orang lain mengkritik Anda.  (ira)