Khotbah Kristen – Gadis Israel & Naaman – 1 Korintus 1: 27-29

Renungan-Harian-20-Septemberi-2019
Renungan Harian Kisah Para Rasul 2: 1-11 | Kesatuan dan harmoni
20 September 2019
Renungan-Harian-21-Septemberi-2019
Renungan Harian Roma 1: 8-17 | Tidak ada yang sia-sia
21 September 2019
Show all

Khotbah Kristen – Gadis Israel & Naaman – 1 Korintus 1: 27-29

khotbah-kristen-terbaru-dan-terlengkap

khotbah-kristen-terbaru-dan-terlengkap



Khotbah Kristen | Gadis Israel & Naaman | 1 Korintus 1: 27-29. Betapa ajaibnya seorang pejabat tinggi negara, terpandang, berpengaruh, terhormat dan penyembah berhala, namun akhirnya percaya kepada Tuhan oleh karena kesaksian dan pemberitaan Injil seorang pembantu rumah tangganya.

Diceritakan Naaman adalah seorang Panglima Raja Aram, seorang terpandang, disayang tuannya dan Tuhan memberikan banyak kemenangan dalam berperang dan disebut sebagai pahlawan tentara, namun dia sakit kusta.

Mungkin Naaman dalam segi materi, social hidup dalam kemewahan, tetapi orang tidak tahu betapa Naaman sedih dan menderita karena penyakitnya itu, sebab penyakit itu sangat memalukan dirinya. Naaman sangat ingin sekali penyakitnya bisa disembuhkan tetapi tidak ada tabib di Kerajaan Aram yang bisa menyembuhkannya.

Pada suatu hari orang Aram membawa tawanan seorang gadis dari Israel dan dijadikan pembantunya istri Naaman. Hari-hari gadis ini melayani di keluarganya dan menjadi pembantu setia Nyonya Naaman. Gadis ini meskipun jadi pembantu tetapi dia mempunyai karakter yang baik sehingga tuannya percaya kepadanya.

Gadis ini mempunyai perhatian dan kepedulian terhadap persoalan dan kesusahan orang lain. Meskipun saat itu senditi. Merasa sedih karena terpisah dari keluarga, merasa sendiri namun dia punya kasih yang tulus tanpa pamrih, peka terhadap penderitaan orang lain.

Oleh sebab itu, ketika ia melihat tuannya sedang sakit kusta dan menderita maka ia memberanikan diri bersaksi bahwa Israel ada Nabi Allah yang bisa menyembuhkannya.

Sungguh ajaib, Namun begitu percaya dan taat tehadap apa yang dikatakannya dan akhirnya Naaman berangkat ke Israel menemui Nabi Elisa. Naaman seorang berjiwa besar dan rendah hati, dia tidak meremehkan, menghina atau anggap sepele perkataan dari pembantunya, namun sebaliknya dia percaya dan mentaatinya.

Akhirnya Naaman betul-betul mengalami pemulihan sempurna dari penyakitnya, bahkan dia percaya kepada Allah Israel.

Kesaksian seorang gadis pembantu rumah tangga akhirnya dapat menyembuhkan dan menyelamatkan seorang pejabat tinggi, terpandang di negara penyembah berhala.

Saat ini Tuhan bisa memakai siapapun juga meskipun dari kalangan orang sederhana tetapi bisa menjadi berkat. Di luar sana banyak Naaman-Naaman yang hidup mewah dan terhormat tetapi hatinya penuh penderitaan. Hanya Tuhan Yesus yang bisa menolongnya. Karena itu marilah kita siap dipakai Tuhan memberitakan Injil-Nya. Amin.

– Pdt. Kukuh Sudarmanto –

 

 

baca juga: Khotbah Kristen Lukas 13: 31-35 | Jalan Penderitaan: Jalan Kemuliaan



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan