Renungan-Harian-16-Februari-2019
Renungan Harian Matius 5: 6
16 Februari 2019
Renungan-Harian-17-Februari-2019
Renungan Harian Matius 5: 7
17 Februari 2019
Show all

Bahan Cerita Sekolah Minggu Ayub 1:1-5 | Allah Bangga Dengan Ayub

2a-Ayub-1-1-5-Allah-Bangga-Dengan-Ayub


Ringkasan Cerita Alkitab

Bahan Cerita Sekolah Minggu Ayub 1:1-5 | Allah Bangga Dengan Ayub. Ada seorang laki-laki yang tinggal di tanah Us bernama Ayub.  Allah bangga dengan Ayub.   Mengapa Allah bangga dengan Ayub ?  Karena Ayub memelihara karakter-karakter rohani dalam kehidupannya setiap hari.  Dengan firman-Nya, Allah menyatakan / mengatakan  Ayub sebagai orang yang saleh dan jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.  Itulah 4 karakter yang membuat Allah bangga dengan Ayub.

Betapa senangnya yah jika ada yang bangga atas kita !  Dan yang terpenting, yang bangga kita itu adalah pribadi yang teristimewa di seluruh semesta, lebih tinggi dan lebih berkuasa daripada siapapun di dunia. Dia adalah Allah.  Betapa senangnya dan betapa bermaknanya karena yang bangga atas kita adalah Allah.  Apakah adik-adik ingin Allah bisa berbangga dengan adik-adik ?

Bagaimana kita bisa membuat Allah bangga kepada kita ?  Orang-orang bisa bangga dengan kita karena kita cantik, tampan, kaya, pintar, punya kedudukan, dlsb.  Namun, Allah bangga kepada kita jika kita memiliki karakter-karakter yang disukai-Nya.  Seperti Ayub, Allah ingin kita juga memiliki karakter-karakter seperti itu.

 

Saleh ; artinya orang yang memiliki hati yang beribadah dan yang membangun relasi dengan Allah.  Ayub seorang yang saleh karena ia memiliki relasi yang tepat dengan Allah.  Ayub dapat menempatkan dirinya dengan tepat di hadapan Allah.  Ayub menyembah Allah karena Allah layak untuk disembah.  Ayub berelasi dengan Allah karena Ayub sebagai ciptaan membutuhkan Allah Penciptanya.

Bagaimana adik-adik bisa bersikap saleh kepada Allah ?

Menyadari bahwa ketika beribadah di SM, adik-adik beribadah kepada Tuhan, ketika menyanyi berarti sedang menyembah Tuhan, menyanyi untuk Tuhan, ketika memberi persembahan harus dengan sikap hormat (uangnya tidak diremas-remas, tidak dipakai main), sebagai tanda syukur kepada Tuhan, bukan karena Tuhan miskin

 

Jujur ; artinya berkata dan bertindak sesuai dengan kebenaran.  Jujur tidak sama dengan bicara apa adanya, sesuai yang kita pikirkan atau rasakan karena pikiran dan perasaan kita bisa salah.

Bagaimana adik-adik bisa jujur ?

Selalu mengatakan yang benar sesuai Firman Tuhan (tidak berbohong, tidak menyombongkan diri, tidak menutup-nutupi kesalahan) Selalu melakukan yang benar sesuai Firman Tuhan  (bersikap adil – tidak pilih kasih, tidak membela yang salah, tidak menyontek, tidak mencuri, tidak menipu)

 

 

Takut akan Allah ; artinya orang yang segan dan hormat kepada Allah, yang karena demikian mengasihi dan menghormati Allah maka tidak ingin menyakiti hati Allah / melakukan  hal-hal yang bisa membuat Allah sedih.

Bagaimana adik-adik bisa takut akan Allah ?

Mencari apa yang menyenangkan hati Allah sesuai dengan Firman Tuhan : memiliki kesaksian hidup yang baik, mau seperti Yesus / memiliki karakter seperti Yesus, melakukan segala sesuatu adalah untuk Yesus, selalu berusaha dan memberikan yang terbaik buat Tuhan.

 

Menjauhi kejahatan ; artinya orang yang secara aktif tidak mau berkaitan dengan dosa, tidak mau dekat-dekat / main-main dengan dosa, tidak membiarkan diri digoda oleh dosa, tidak memberi kesempatan kepada dosa untuk berkuasa atas dirinya.

Bagaimana adik-adik bisa menjauhi kejahatan ?

Selalu memikirkan dan memilih yang benar sesuai dengan Firman Tuhan, tidak mau lihat atau dengar hal-hal yang najis / kotor, tidak bergaul dan tidak ikut-ikutan dengan anak-anak yang suka memberontak / melawan  / marah-marah

 

Ayub terus berusaha memiliki keempat karakter itu dalam kehidupannya setiap hari.  Jika Ayub gagal, maka Ayub segera akan meminta ampun kepada Allah atas kelalaiannya / kesalahannya.  Demikan yang selalu Ayub lakukan : minta ampun atas setiap dosanya.   Setelah itu Ayub kembali berjuang untuk menghidupi keempat karakter itu.  Ayub tidak hanya minta ampun untuk dirinya, tapi juga untuk anak-anaknya.  Dengan demikian, Ayub memelihara karakter-karakter yang membanggakan Allah dari hari ke hari.  Allah senang dengan kehidupan Ayub.

Apakah adik-adik mau berjuang untuk memiliki karakter-karakter yang membuat Allah bangga kepada adik-adik ?

 

Doa Respon Firman Tuhan

Tuhan Yesus, saya ingin Engkau bangga kepada saya.  Tolonglah saya  untuk setiap hari memelihara karakter saleh dan jujur , takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.  Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

 

 

 

 

 

 



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan