Renungan-Harian-Terbaru-18-November-2019
Renungan Harian Yohanes 10: 18
Renungan-Harian-Terbaru-20-November-2019
Renungan Harian Yohanes 14: 9
Show all

Renungan Harian Yohanes 19: 30

Renungan-Harian-Terbaru-19-November-2019

Renungan-Harian-Terbaru-19-November-2019



www.renunganhariankristen.com Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.“ Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Pada tahun 1896, pada awal era modern diselenggarakan sebuah turnamen akbar bernama Olimpic Games (yang diadakan di Athena). Di ajang ini diperkenalkan sebuah lomba lari marathon dengan jarak 24.85 mil atau sekitar 40 kilometer. Pada tahun 1908 di London, lari marathon bertambah menjadi 26.2 mil atau sekitar 42 kilometer. Sekarang, lari marathon menjadi lebih gila lagi. Panjangnya bisa mencapai 154 mil atau sekitar 247 kilometer. Ditambah kadang mereka harus melalui padang gurun, melewati hutan, dan bahkan harus melalui perjalanan yang sangat dingin. Tidak peduli itu jenis tantangannya, mereka tetap merasa luar biasa jika bisa melewati itu semua.

Yesus juga merasakan lari marathon yang sangat melelahkan, tapi tentunya jauh lebih buruk dari balapan lari. Selama enam jam yang panjang dan sangat menyiksa, Dia digantung oleh pasukan Roma yang dimana lebih menyeramkan dari kematian itu sendiri, untuk menanggung dosa manusia. Dan pada akhirnya pada pukul tiga sore hari, dengan mengumpulkan kekuatan terakhirnya Dia mengatakan “sudah selesai”. Dan Anak Allah mati.

Yesus mati satu kali untuk selamanya (Ibr 7:27). Kematian tanpa dosanya itulah yang dibutuhkan oleh kita agar kita layak dihadapan Tuhan.

Sekarang, tidak ada lagi pengorbanan yang dibutuhkan. Yesus sudah menghancurkan kuasa dosa. Begitu juga untuk kematian, setan, dan segala kekuatan jahat lainnya. Iya, benar “sudah selesai”!!!

Apakah artinya?

Kata “sudah selesai” adalah kata yang sangat indah yang tercatat di dalam Alkitab. Ini berbicara mengenai sebuah akhir yang mendatangkan kemuliaan. Dengan kematiaan-Nya, Yesus sudah menggenapi misi penyelamatan-Nya. Dia sudah menggenapi segalanya. Dia rela meninggalkan takhta sorgawi-Nya dan datang ke dunia hanya untuk melakukan misi penyelamatan bagi anda.

Yesus mati satu kali untuk selamanya (Ibr 7:27). Kematian tanpa dosanya itulah yang dibutuhkan oleh kita agar kita layak dihadapan Tuhan.

Sekarang, tidak ada lagi pengorbanan yang dibutuhkan. Yesus sudah menghancurkan kuasa dosa. Begitu juga untuk kematian, setan, dan segala kekuata jahat lainnya.

Iya, benar “sudah selesai”!!!

Lalu apa yang harus dilakukan?

Coba ikuti lomba lari atau anda dapat melihatnya di televisi dan ketika anda sudah mencapai garis finish, ingat kata-kata Yesus “sudah selesai.”

Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *