Renungan-Harian-Terbaru-19-November-2019
Renungan Harian Yohanes 19: 30
19 November 2019
Renungan-Harian-Terbaru-21-November-2019
Renungan Harian 1 Korintus 1: 18
21 November 2019
Show all

Renungan Harian Yohanes 14: 9

Renungan-Harian-Terbaru-20-November-2019

Renungan-Harian-Terbaru-20-November-2019



www.renunganhariankristen.com Pikirkanlah tentang orang-orang yang anda kenal, anggota keluarga, teman main, teman sekolah, teman kantor, dan kenalan anda yang lain. Jika anda membuat sebuah list perbedaan karakter mereka, mungkin hasilnya akan menjadi seperti ini: baik, jahat, penuh kasih, marah, saleh, bodoh, pemaaf, sabar, rajin, semangat, malas, pintar, atletis, dapat dipercaya.

Mungkin bisa bertambah lagi dan lagi. Manusia itu sangat rumit, beragam, beda sifat, emosi, dan kemampuan. Itu karena kita semua diciptakan dalam gambar rupa Allah (Kej 1: 27).

Sementara itu Allah, kudus, kekal, dan tidak berubah. Dan juga Allah memiliki atribut yang berbeda. Tidak seperti manusia, Allah tetap sempurna dari dulu sampai selamanya.

Kita tidak akan pernah bisa memahami Tuhan secara penuh. Dia tidak terbatas sedangkan kita terbatas. Pikiran manusia tidak bisa memahami segalanya tentang Sang Pencipta. Tapi Allah penuh di dalam kemurahan-Nya, Ia menyatakan banyak hal mengenai natur dan karakter-Nya pada kita. Dan yang paling penting adalah Dia menyatakan kasih-Nya kepada kita melalui Yesus Kristus.

Apakah artinya?

Sebagaimana ayat hari ini, Yesus mengungkapkan tentang Allah Bapa. Mari kita lihat bagaimana salib menunjukkan kepada kita begitu banyak karakter yang indah tentang Allah:

Jujur – Allah menepati janji-Nya di Perjanjian Lama untuk mengirimkan seorang Penyelamat untuk menebus umat-Nya (Lukas 1:69-72)

Penuh kasih – cukup baca Yohanes 3:16

Kudus dan adil – kekudusan Tuhan menuntut sebuah pengorbanan tanpa dosa

Murka – Allah Bapa menumpahkan murka-Nya kepada Anak-Nya sendiri

Kasih karunia – Allah menunjukkan kasihnya yang cuma-cuma melalui Yesus Kristus (Roma 3:24)

Belas kasihan – berterima kasih pada Yesus, karena kita tidak lagi mendapatkan murka yang harusnya kita dapatkan (1 Petrus 1:3)

Pemaaf – karena Yesus telah menanggung hukuman kita, Allah memilih untuk memaafkan dosa kita dan tidak memperhitungkannya lagi (Kis 13:38)

Sebenarnya masih ada banyak lagi. Tapi ini sudah cukup jelas: kematian Yesus memberikan kita tempat untuk berada bersama-sama dengan Allah yang sempurna. Karya-Nya di kayu salib membuktikan betapa penuh kasih dan luar biasanya Allah Bapa!

Lalu apa yang harus dilakukan?

Buatlah sebuah list karakter Allah yang lainnya, lalu kagumilah Allah lebih lagi.

Tahukah anda?

Pengetahuan tentang salib adalah keselamatan yang telah diselidiki dan diteliti oleh nabi-nabi seperti Musa, Elia, dan Yesaya melalui perantaraan Roh Kristus (1 Petrus 1:10-12)



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: