Renungan Harian Yakobus 2:15-17 | Kikir Itu Membuat Iman Jadi Kosong!

Renungan-Harian-Ulangan-15-9-11-Melawan-Dosa-Kikir
Renungan Harian Ulangan 15:9-11 | Melawan Dosa Kikir
2018
Renungan-Harian-Yohanes-14-15-23-TUHAN-Tinggal-dan-diam-bersama
Renungan Harian Yohanes 14: 15-23 | TUHAN Tinggal dan diam bersama
2018
Show all

Renungan Harian Yakobus 2:15-17 | Kikir Itu Membuat Iman Jadi Kosong!

Renungan-Harian-Yakobus-2-15-17-Kikir-Itu-Membuat-Iman-Jadi-Kosong


Renungan Harian Yakobus 2:15-17. Dalam hal apa tindakan kekikiran dinyatakan? (ay. 16) Mengapa kekikiran berpengaruh terhadap iman orang percaya? (ay. 17)

Kikir Itu Membuat Iman Jadi Kosong!

Tidak ada gunanya bila seseorang mengaku beriman tetapi tidak disertai dengan perbuatan sebagai perwujudan imannya. Ilustrasi yang dipakai Yakobus (ay. 15-16) menggambarkan bahwa perkataan tanpa tindakan konkret yang selaras perkataan adalah omong kosong, yang tidak akan membawa dampak apa pun bagi orang lain.

Betapa pun besarnya bentuk perhatian melalui kata-kata pertolongan tidak akan menolong orang yang sedang kelaparan dan kedinginan, karena yang dibutuhkan adalah makanan dan pakaian. Bagaimana orang lain mengenal kita sebagai orang yang percaya kepada Yesus Kristus? Dari KTP, surat baptis, surat sidi, ataukah surat keanggotaan gereja? Semua identitas ini tidak menjamin bila perbuatan baik kita tidak tercermin dalam kehidupan kita (ay. 20, 26), inilah iman yang kosong dan mati.

Benarkah bahwa iman yang benar seharusnya didasari pemahaman yang benar tentang siapa yang diimani? Dapatkah dibenarkan bilamana iman hanya berhenti sampai tingkat pemahaman saja? Jawaban bagi kedua pertanyaan ini adalah ‘tidak benar’. Mengapa demikian? Karena iman yang hanya muncul dari pengakuan tanpa penghayatan dalam kesehari-harian tidak menyelamatkan.

Abraham dibenarkan bukan karena iman yang kosong, namun karena perbuatan yang selaras dengan imannya, sehingga Allah berkenan kepadanya (ay. 21-24). Tak ada gunanya bila ia hanya mengaku dan percaya bahwa Allah Maha Kuasa membangkitkan orang mati tetapi tidak sungguh-sungguh melaksanakan kehendak Allah. Julukan baginya: “Bapak orang beriman” dan “sahabat Allah” memang tepat disandangnya sebagai orang yang melakukan imannya.

Berapa pun besarnya Anda mengaku memiliki iman kepada Yesus Kristus, namun tanpa perbuatan selaras iman, tidak akan mengubah apa pun dalam hidup Anda sebagai Kristen. (Renungan Harian Yakobus 2:15-17 – GKBJ)


Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui firman Tuhan setiap hari. Semoga melalui setiap artikel yang dibagikan dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *