21.-Renungan-Harian-Remaja-Amsal-26-18-19-Bersenda-Gurau
Renungan Harian Remaja Amsal 26: 18-19 | Bersenda Gurau
2017
23.-Renungan-Harian-Remaja-Yesaya-48-16-22-Kekeringan-Rohani
Renungan Harian Remaja Yesaya 48:16-22 | Kekeringan Rohani
2017
Show all

Renungan Harian Remaja Matius 12:1-8 | Hari Sabat

22.-Renungan-Harian-Remaja-Matius-12-1-8-Hari-Sabat


Renungan Harian Remaja Matius 12:1-8. Mungkin kalo kita hidup di zamannya Tuhan Yesus, kesal kali ya, menghadapi orang-orang Farisi yang memiliki pemikiran sirik banget. Saat itu, mereka melihat murid-murid Tuhan Yesus memetik gandum pada hari sabat, mereka langsung bereaksi keras. Mereka memprotes Tuhan Yesus beserta murid-murid-Nya karena tidak menghargai hari Sabat, hari perhentian. Bagi mereka, hari Sabat adalah hari perhentian total dari segala kegiatan dan harus mengkonsentrasikan diri pada ibadah formal kepada Allah.

Tetapi rupanya prinsip-prinsip orang Farisi yang sangat legalistik itu, justru bertentangan dengan prinsip Tuhan Yesus yang lebih mengedepankan cinta kasih. Bagi Tuhan Yesus, jika aturan atau hukum tidak mencerminkan cinta kasih, percuma saja karena hukum pun dapat dibeli, seperti yang terjadi sekarang ini. Hukum hanya menjadi kekuatan manusia untuk menghancurkan sesamanya. Sehingga yang salah dapat dibenarkan dan yang benar dapat disalahkan. Hukum sudah tidak tegak lagi dan dapat dipermainkan. Itu sebabnya, Yesus tampil sebagai sosok yang sangat Humanis. Dia sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Bagi Yesus, manusia tidak boleh dikorbankan hanya demi sebuah aturan.

Memang sih hari Sabat itu hari perhentian, namun Tuhan memberikan hari Sabat bukan untuk membebani manusia dengan segala peraturan kaku yang mengikat, seperti yang dilakukan orang-orang Farisi. Allah justru berusaha “memanjakan” manusia. Kok bisa? Ya iyalah… bukankah selama enam hari kita sudah berkutat dengan segala kegiatan yang melelahkan fisik dan mental kita? Makanya, pada hari yang ketujuh Allah memberikan waktu bagi kita untuk istirahat agar manusia bisa memulihkan kembali kondisi fisik, mental dan spiritualnya dengan menjalin hubungan yang erat dengan-Nya lewat ibadah yang tulus, bukan karena paksaan atau aturan yang mengikat. Jadi, hari Sabat itu bukan hari yang memaksa, menekan dan mengikat aktivitas kita, tetapi lebih mengarah untuk kesegaran kembali fisik, mental dan spiritual kita, khususnya. Nah, selamat menikmati hari Sabat! (RJW – Renungan Harian Remaja Matius 12:1-8)

Baca juga: Renungan Harian Remaja Amsal 27: 5-6 | Menegur dan Ditegur


Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui firman Tuhan setiap hari. Semoga melalui setiap artikel yang dibagikan dapat menjadi berkat bagi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *