Renungan Harian Matius 6: 25 | Tidak Boleh Khawatir

Renungan-Harian-Remaja-Efesus-6-10-20-Ciptakan-Atmosfir-Rohanimu
Renungan Harian Remaja Efesus 6: 10-20 | Ciptakan Atmosfir Rohanimu
2017
Renungan-Harian-Remaja-Lukas-16-10-15-Kebiasaan
Renungan Harian Remaja Lukas 16: 10-15 | Kebiasaan
2017
Show all

Renungan Harian Matius 6: 25 | Tidak Boleh Khawatir

Renungan-Harian-Matius-6-25-Tidak-Boleh-Khawatir

Renungan Harian Matius 6:25. Kekhawatiran pada intinya adalah soal pengendalian diri. Kekhawatiran mecoba mengendalikan yang tak terkendali. Kita tak bisa mengendalikan perekonomian, jadi kita khawatir dengan perekonomian kita.

Kita tak bisa mengendalikan anak-anak kita, jadi kita khawatir dengan mereka. Kita tak bisa mengendalikan masa depan kita, jadi kita khawatir tentang masa depan kita. Kekhawatiran tidak akan pernah memecahkan apapun! Menjadi khawatir itu sia-sia.

Renungkanlah:

  1. Apa hal-hal Surgawi yang seharusnya perlu Anda pikirkan?
  2. Pikirkan satu hal yang selama ini Anda cemaskan. Apa tindakan yang bisa Anda ambil, ketimbang menjadi khawatir?
  3. Menurut Anda, bagaimana doa membantu Anda supaya tidak khawatir?

Melalui Khotbah di bukit, Yesus memberikan empat alasan mengapa Anda tidak boleh khawatir.

1. Khawatir itu tidak masuk akal.

Matius 6:25 mengatakan, “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?”

Yesus berkata, jika perkara itu bukan perkara yang kekal, bukan perkara Surgawi, maka jangan mencemaskan hal itu. Mengkhawatirkan sesuatu yang bisa Anda ubah adalah bodoh. Begitupun sebaliknya, mengkhawatirkan sesuatu yang tak bisa Anda ubah juga tidak ada gunanya. Intinya, khawatir itu tidak masuk akal.

2. Khawatir itu tidak wajar.

Yesus memberi kita ilustrasi dalam Matius 6:26: “Lihatlah burung-burung di udara; mereka tidak menabur atau menuai atau menyimpannya di lumbung, namun Bapamu yang surgawi memberi makan mereka.

Apakah Anda tidak jauh lebih berharga dari mereka?” Hanya ada satu ciptaan-Nya yang bisa khawatir: manusia. Kita adalah satu-satunya karya Tuhan yang sulit percaya pada-Nya, dan Tuhan berkata itu satu hal yang tidak wajar.

3. Khawatir itu tidak ada manfaatnya.

Kekhawatiran tidak akan mengubah apapun. Matius 6:27 mengatakan, “Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?” Ketika Anda mencemaskan suatu masalah, itu tak akan mendekatkan Anda dengan solusi yang Anda nanti-nantikan.

Itu ibaratnya duduk di kursi goyang – banyak aktivitas, energi, dan pergerakan, tapi itu tetap di tempat, tidak ada progres. Khawatir tidak akan mengubah apapun kecuali diri Anda sendiri. Kekhawatiran hanya akan membuat Anda menderita!

4. Khawatir itu tidak ada gunanya.

Matius 6:30 mengatakan, “Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?” Jika Anda percaya pada Tuhan, maka Anda tidak perlu khawatir.

Mengapa? Sebab Dia telah berjanji untuk memenuhi semua kebutuhan Anda: “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus” (Filipi 4:19).

Apakah itu termasuk tagihan-tagihan? Iya, tentu. Apakah itu termasuk konflik dengan orang lain? Iya, tentu. Apakah itu termasuk impian dan cita-cita dan ambisi Anda? Iya, tentu. Apakah itu termasuk masalah kesehatan Anda? Iya, tentu. Tuhan akan memenuhi segala yang Anda butuhkan di dalam Kristus.

Jangan khawatir akan hal itu!

Tuhan mengatakan agar kita tidak perlu mengkhawatirkan hal yang tidak bisa kita kendalikan karena kekhawatiran itu sia-sia. percaya pada Tuhan, karena Tuhan akan selalu menjaga kita. (Renungan Harian Matius 6:25 – Pdt. Rick Warren | www.cpgpray.com)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *