Renungan-Harian-Matius-7-1-5-Penghargaan-yang-Kurang
Renungan Harian Matius 7: 1-5 | Penghargaan yang Kurang
25 Januari 2019
Renungan-Harian-Amsal-12-1-28-Nenek-Moyang-Malas
Renungan Harian Amsal 12: 1-28 | Nenek Moyang Malas
26 Januari 2019
Show all

Renungan Harian Lukas 3: 15

Renungan-Harian-26-Januari-2019


Renungan Harian Lukas 3: 15. Umat Israel telah menunggu, ribuan tahun, akan Mesias yang dijanjikan Allah. Tetapi untuk 400 tahun terakhir Allah tetap berdiam. Tidak ada nubuatan. Tidak ada kitab yang ditulis. Tidak ada. Hanya peperangan, pergolakan politik, dan penindasan dari kerajaan yang lebih kuat. Jadi umat Allah menunggu… menunggu… menunggu… Lalu Yohanes Pembaptis menampakkan dirinya. Yohanes Pembaptis tidaklah seperti siapapun yang pernah mereka lihat. Tidak seperti pemuka agama yang arogan yang menggunakan jubah yang bagus. Yohanes Pembaptis hidup di padang gurun, mengenakan pakaian dari bulu unta, dan memakan belalang madu. Yohanes Pembaptis bukan hanya orang yang kelihatan aneh, tetapi setiap kata-katanya begitu tajam.

Ketika membaptis orang di Sungai Yordan, ia menyerukan: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu.” (Luk. 3:3). Suaranya yang begitu tajam, bergema di seluruh tanah yang tandus ini. Semua orang bertanya-tanya, mungkinkan Yohanes Pembaptis ini adalah sang Mesias? Bukan, Yohanes mengatakan kepada mereka bahwa mereka akan berjumpa dengan sang Mesias segera.

APAKAH ARTINYA?

Orang Yahudi begitu menginginkan sang Mesias (Penyelamat). Selama kurang lebih 600 tahun mereka hidup dibawah kekuasaan asing yang menekan mereka. Sayangnya, ketika Yesus menunjukkan diri-Nya sebagai sang Mesias, mayoritas dari orang Israel tidak mempercayai-Nya. Karena Yesus tidaklah seperti yang mereka harapkan.

Kerinduan akan kebenaran rohani ini – untuk sesuatu, atau seseorang, untuk dipercayai – masih lazim terjadi dewasa ini. Itu sebabnya ada begitu banyak agama sekarang. Semua orang di dunia ingin tahu mengapa mereka ada dan apa yang harus dipercayai. Banyak orang memang tidak mau mengakuinya, tetapi semua dari kita harus menemukannya. Yesuslah jawabannya. Putra Allah menyatakan diri-Nya dalam pribadi kepada orang Israel, dan Ia menyatakan diri-Nya kepada kita hari ini melalui frman-Nya. Kebanyakan orang dalam zaman itu menolak Yesus. Bagaimanakah dengan kita?

LALU APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Bacalah Mat. 3:1-17; Mrk. 1:1-8; Luk. 3:1-20; dan Yoh. 1:15-42 yang memuat kisah pelayanan Yohanes Pembaptis, dan bandingkan semua bagian ini!

TAHUKAH ANDA?

Banyak agama lain selain Kristen yang mengakui keberadaan Yesus, tetapi hanya Kekristenan yang mengajarkan bahwa Keselamatan dari Dosa hanya datang secara eksklusif melalui iman di dalam pengorbanan Yesus di kayu Salib. (Renungan Harian Lukas 3: 15)

Baca juga: Renungan Harian Remaja Lukas 6: 37-42 | Koreksi Diri



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *