renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap
renungan-harian-kristen-terbaru-dan-terlengkap

Renungan Harian Lukas 16: 26

Renungan Harian Lukas 16: 26. Anda akan berpikir perumpamaan Yesus tentang Lazarus dan orang kaya dalam Lukas 16 akan berakhir setelah Ia mengungkapkan tujuan kekal dari keduanya. Tetapi sebenarnya, saat itulah kisah menarik yang sesungguhnya di mulai!

Setelah orang kaya itu mati, jiwanya “pergi ke tempat orang mati,” di mana ia “tersiksa” (Lukas 16:23). Entah bagaimana, dia bisa melihat Lazarus dan Abraham di surga, jadi dia “sedih dalam nyala api itu” (ayat 24). Abraham mengatakan kepadanya bahwa neraka adalah hukumannya yang adil untuk hidup yang egois dan tidak saleh yang telah ia jalani. “Dan selain itu,” kata Abraham, “ada jurang besar yang memisahkan kita. Tidak ada yang bisa menyeberang kepadamu dari sini, dan tidak ada yang bisa menyeberang ke kami dari sana ”(Lukas 16: 26).

APAKAH ARTINYA?

Saat membaca perumpamaan ini, sangatlah menghibur melihat penderitaan Lazarus di bumi berubah menjadi istirahat abadi di surga. Namun kisah itu berakhir dengan nada serius. Setelah sekarat, orang kaya itu ditakdirkan untuk menghabiskan sisa kekekalan di neraka, tanpa harapan keluar dari sana.

Kematian membawa akhir. Alkitab sangat jelas dalam hal ini: ketika seseorang mati, ia akan menghabiskan kekekalan di surge atau neraka, berdasarkan pada hubungan orang itu dengan Yesus (Matius 25: 31-46).

Surga adalah tempat tinggal Allah yang sempurna, luar biasa indahnya. Neraka adalah tempat hukuman dan pemisahan yang mengerikan dari Tuhan. Tidak ada pilihan lain. Dan bagi orang yang tidak percaya, tidak ada kesempatan kedua setelah kematian. Sedihnya, siapa pun yang menolak Yesus dalam hidup ini akan menderita terpisah dari-Nya selamanya. Ini menggaris bawahi pentingnya mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat Anda hari ini jika Anda tidak pernah memiliki-Nya! Tak satu pun dari kita yang tahu kapan kita akan mati, dan ketika itu baru kita menerimanya, itu akan terlambat – nasib kekal Anda telah ditentukan. Seperti Ibrani 9:27 katakan, “Setiap orang ditakdirkan untuk mati sekali dan setelah itu dihakimi.”

BACA JUGA:  Renungan Harian 1 Korintus 10: 31

LALU APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Tidak ada waktu yang lebih baik untuk percaya kepada Yesus daripada hari ini! Dalam 2 Korintus 6: 2 kita membaca, “Sekarang adalah waktu berkenan bagi Allah, sekarang adalah hari keselamatan” (NIV)

TAHUKAH ANDA?

Dalam Markus 9:48, Yesus memberikan deskripsi yang menakutkan tentang neraka sebagai tempat “di mana belatung tidak pernah mati dan api tidak pernah padam.” Ia mengutip ayat terakhir dalam kitab Yesaya (66:24).

baca juga: Renungan Harian Lukas 10: 38-42 | Dimulai Dengan Kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *