Renungan Harian Anak Yohanes 1: 19-34 | Mencuri Kemuliaan Tuhan

Renungan-Harian-12-Maret-2019
Renungan Harian Kisah Para Rasul 13: 38
12 Maret 2019
Renungan-Harian-Lukas-15-11-31-Ada-Ampun-Bapa-Bagimu
Renungan Harian Lukas 15: 11-31 | Ada Ampun Bapa Bagimu
12 Maret 2019
Show all

Renungan Harian Anak Yohanes 1: 19-34 | Mencuri Kemuliaan Tuhan

Renungan-Harian-Anak-Yohanes-1-19-34-Mencuri-Kemuliaan-Tuhan


Renungan Harian Anak Yohanes 1: 19-34 | Mencuri Kemuliaan Tuhan. “Bertobatlah! Berilah dirimu dibaptis!” kata Yohanes berseru-seru. Tidak sedikit orang bertanya-taya tentunya, “Kenapa dia berteriak-teriak seperti itu? Kenapa kita harus bertobat?”

Para imam, orang Farisi, orang Saduki, bahkan penguasa Roma pun tidak berani gegabah menghadapi Yohanes. “Ini sepertinya Mesias yang dijanjikan ya. Berani sekali dan powerful sekali dia!” kata seorang kepada yang lain saat melihat Yohanes Pembaptis.

Mereka mengira Yohanes adalah Mesias itu sendiri. Oleh karenanya mereka segera bertanya, “Yohanes, apakah kamu orang yang Tuhan janjikan?”

Nah, inilah kesempatan yang baik bagi Yohanes bersaksi! “Aku bukan Kristus itu. Kristus akan datang. Sekarang aku mempersiapkan jalan bagi-Nya. Dia jauh lebih berkuasa dan kuasaku ini datang daripada-Nya!”

Menakjubkan sekali, Adik-adik, Yohanes berani menyatakan bahwa kelebihannya adalah dari Tuhan. Dan Tuhanlah yang paling berkuasa. Itu berarti Yohanes tidak merebut kemuliaan yang seharusnya diberikan untuk Tuhan sendiri.

Apakah kelebihan Adik-adik?

Menurut bacaan kita hari ini bagaimana kalau ada seseorang memuji Adik-adik?

Renungan Harian Anak Yohanes 1: 19-34 | Mencuri Kemuliaan Tuhan

Baca juga: Renungan Harian Anak Yesaya 40: 11 | Gembala



Admin
Admin
Renungan Harian Kristen merupakan sebuah website/blog yang dibuat sebagai bentuk pelayanan pribadi dari admin di bidang multimedia. Kami hadir untuk Anda yang sedang mencari bahan renungan, ringkasan khotbah, maupun bahan cerita sekolah minggu. Kami juga merupakan wadah untuk berbagi berkat melalui renungan dari setiap kontributor.

Tinggalkan Balasan